Nasional . 16/05/2026, 13:32 WIB
Penulis : Afdal Namakule | Editor : Afdal Namakule
fin.co.id - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Presiden pertama RI Soekarno atau Bung Karno merupakan tokoh bangsa yang menjadi milik seluruh rakyat Indonesia, bukan hanya satu partai politik tertentu.
Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri kegiatan di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu 16 Mei 2026. Dalam kesempatan tersebut, ia mengaku banyak mempelajari ajaran serta pemikiran Bung Karno sebagai salah satu pendiri bangsa.
“Sebetulnya saya yang banyak belajar dari ajaran-ajarannya Bung Karno. Maaf, Bung Karno bukan milik satu partai, Bung Karno adalah milik seluruh bangsa Indonesia,” ujar Prabowo.
Selain Bung Karno, Prabowo juga menyebut sejumlah tokoh nasional lain seperti Mohammad Hatta dan Sutan Sjahrir sebagai figur yang menjadi milik seluruh rakyat Indonesia.
Menurutnya, Indonesia memiliki peluang menjadi negara yang kuat dan maju apabila mampu menyatukan seluruh elemen bangsa tanpa perpecahan.
Dalam pidatonya, Prabowo turut menyinggung politik luar negeri Indonesia yang tetap berpegang pada prinsip bebas aktif di tengah situasi global yang penuh konflik. Ia mengatakan Indonesia memilih menjalin hubungan baik dengan semua negara.
“Banyak kawasan sedang perang, Indonesia bebas aktif. Seribu kawan terlalu sedikit, satu lawan terlalu banyak. Kita hormati semua,” katanya.
Prabowo menjelaskan pemerintah saat ini juga terus memperkuat hubungan dengan negara-negara tetangga. Ia mencontohkan sejumlah perjanjian dengan Singapore yang sebelumnya tertunda bertahun-tahun kini mulai diselesaikan.
Selain itu, hubungan Indonesia dengan Vietnam dan China disebut terus mengalami perbaikan, termasuk terkait situasi di Natuna.
“Alhamdulillah sekarang di Natuna tidak sering terjadi ribut,” ujarnya.
Prabowo juga menyebut hubungan Indonesia dengan Malaysia, Papua New Guinea, Australia, dan Thailand berjalan dengan baik.
Pada kesempatan itu, ia turut mengenang kunjungan resmi Perdana Menteri Sitiveni Rabuka dari Fiji ke Istana Merdeka pada April tahun lalu. Menurut Prabowo, pemimpin Fiji tersebut merasa terharu dengan sambutan yang diberikan Indonesia kepada negaranya yang berpenduduk sekitar satu juta jiwa.
Prabowo menilai sikap menghormati tamu serta menghargai semua pihak merupakan bagian penting dari budaya Indonesia yang diwariskan para pendiri bangsa dan para ulama.
“Itulah Indonesia, bahwa kita hormat ajaran kita, ajaran kiai-kiai kita, ajaran orang tua kita adalah hormat kepada orang tua, hormat kepada guru, hormat kepada tamu. Itu yang diajarkan kepada kita, itulah budaya Indonesia,” kata Prabowo. *
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media