Megapolitan . 17/05/2026, 19:44 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id - Ajang Abang None Cilik 2026 resmi dibuka sebagai ruang pengembangan bakat sekaligus sarana pelestarian budaya Betawi bagi anak-anak dan remaja di wilayah Jabodetabek. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Jakalcer Fest yang berlangsung di kawasan Taman Impian Jaya Ancol dalam rangka memperingati HUT ke-499 Kota Jakarta serta HUT ke-50 Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB).
Penyelenggaraan acara mendapat dukungan dari berbagai pihak, mulai dari Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, hingga komunitas budaya dan media.
Ajang ini diharapkan mampu mencetak generasi muda yang kreatif, percaya diri, serta memiliki kecintaan terhadap budaya Betawi di tengah perkembangan modernisasi kawasan Jabodetabek.
Ketua Umum Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB) Beky Mardani mengatakan, pemilihan Abnon Cilik menjadi langkah nyata dalam memperkenalkan budaya Betawi kepada generasi muda melalui pendekatan kreatif dan edukatif.
“Melalui Abang None Cilik ini kami ingin anak-anak Jabodetabek tidak hanya tampil percaya diri, tetapi juga mengenal akar budayanya sendiri. Budaya Betawi harus terus hidup di tengah perkembangan zaman dan itu dimulai dari generasi mudanya, sekaligus sebagai ajang aplikasi pengenalan budaya betawi yang para siswa terima melalui pelajaran PLBJ (Pembelajaran Lingkungan Budaya Jakarta), yang menjadi muatan lokal di Jakarta," ujar Beky, Sabtu, 16 Mei 2026.
Menurutnya, Abang None Cilik 2026 bukan hanya kompetisi semata, tetapi juga menjadi ruang pembentukan karakter agar generasi muda lebih berani tampil sekaligus tetap memiliki identitas budaya.
“Lembaga Kebudayaan Betawi memiliki tugas mengedukasi, memberi informasi, sekaligus memberikan ruang kepada generasi muda untuk berpartisipasi dan merasakan langsung kegiatan-kegiatan kebudayaan Betawi,” katanya.
Pemilihan Abnon Cilik 2026 terbuka bagi peserta Jabodetabek dengan tiga kategori usia, yakni kategori A usia 5–8 tahun, kategori B usia 9–12 tahun, dan kategori C usia 13–16 tahun.
Selain menampilkan bakat dan wawasan, peserta juga akan diperkenalkan dengan berbagai unsur budaya Betawi, mulai dari bahasa, tradisi, seni pertunjukan, hingga etika pergaulan masyarakat Betawi.
Direktur PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Eddy Prastiyo menyambut positif kolaborasi antara Ancol dan Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB) dalam menghidupkan kembali tradisi Abnon Cilik di kawasan Pasar Seni Ancol.
“Kami menyambut baik kolaborasi Ancol dan Lembaga Kebudayaan Betawi dalam penyelenggaraan Abnon Cilik di Pasar Seni Ancol. Sebagai kawasan wisata, banyak masyarakat memiliki kenangan di Ancol, terlebih Abnon Cilik sebelumnya telah menjadi ikon yang setiap tahun hadir di Pasar Seni,” kata Eddy.
Ajang Abnon Cilik sendiri pernah menjadi tradisi tahunan di Ancol sejak 1980. Namun kegiatan tersebut sempat terhenti pada 2010 sebelum kembali diadakan secara virtual pada 2020 saat pandemi Covid-19.
Melalui penyelenggaraan tahun ini, Lembaga Kebudayaan Betawi bersama PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk berharap Abnon Cilik kembali menjadi ruang kreatif sekaligus sarana regenerasi budaya Betawi bagi generasi muda Jabodetabek.
Pendaftaran Abang None Cilik 2026 dibuka mulai 12 Mei hingga 12 Juni 2026. Peserta dapat mendaftar melalui email pemilihanabnoncilik@gmail.com atau menghubungi WhatsApp 0821-1837-7127. Informasi lebih lanjut tersedia melalui akun Instagram @abnoncilik.
Biaya pendaftaran sebesar Rp200.000 dengan fasilitas berupa trofi, tiket masuk Ancol untuk peserta dan satu pendamping, serta sertifikat.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media