Megapolitan . 17/05/2026, 18:56 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
"Iya foto orang ngasih berapa aja gak apa-apa. Yang penting orang senang datang ke sini, ke museum. Gimana Tentang perjuangan jaman dahulu. Ya sejarah di museum fatahillah kota tua jakarta ini," tuturnya.
Di balik profesinya yang mengharuskan berdiri diam selama berjam-jam, Sahmal menyimpan harapan sederhana, yakni menjaga semangat sejarah tetap hidup di tengah ramainya wisatawan yang datang ke Kota Tua Jakarta.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media