Hukum dan Kriminal . 20/05/2026, 06:17 WIB
Penulis : Afdal Namakule | Editor : Afdal Namakule
fin.co.id - Penyidik Polres Gowa masih melakukan penyelidikan terkait kematian mahasiswi Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin berinisial PJT (19) yang ditemukan meninggal dunia di area parkir kampus.
Korban ditemukan dalam kondisi tergeletak di halaman parkir Kampus Teknik Unhas yang berada di Jalan Malino, Romang Lompoa, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, pada Senin malam, 18 Mei 2026 sekitar pukul 20.00 WITA.
Kepala Unit Resmob Polres Gowa, Andi Muhammad Alfian, mengatakan pihak kepolisian masih mendalami berbagai fakta terkait peristiwa tersebut.
“Kami masih melakukan langkah-langkah penyelidikan dan masih mencari fakta-fakta terkait kematian yang bersangkutan,” ujarnya kepada wartawan di Gowa, Selasa.
Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh satpam kampus bersama rekannya yang menemukan korban dalam posisi telungkup di area parkir. Temuan tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Bontomarannu dan diteruskan ke Polres Gowa.
Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan pengamanan Tempat Kejadian Perkara (TKP) dengan memasang garis polisi serta mengumpulkan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan korban.
Di lokasi kejadian ditemukan sepeda motor dan kacamata milik korban. Polisi juga menemukan sebuah benda tumpul di area parkir.
Sementara itu, di rooftop gedung kampus ditemukan tas milik korban yang berisi laptop, sepatu, telepon genggam, identitas, serta sejumlah barang berharga lainnya.
Berdasarkan keterangan rekan dan keluarga, korban sempat dibawa ke rumah sakit terdekat setelah ditemukan. Namun, korban dinyatakan meninggal dunia.
Jenazah korban kemudian dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan.
Terkait dugaan korban mengakhiri hidup dengan melompat dari atas gedung maupun kemungkinan adanya tindak pidana penganiayaan, polisi belum dapat memastikan penyebab kematian tersebut.
“Kami tidak bisa menyimpulkan korban melompat atau bagaimana, karena saat ini masih dilakukan penyelidikan dan pendalaman. Kami juga belum mengetahui hasilnya luka seperti apa. Kami masih menunggu hasil visum dari tim forensik,” kata Alfian.*
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media