Pendidikan . 22/05/2026, 16:58 WIB
Penulis : Esnoe Faqih Wardhana | Editor : Esnoe Faqih Wardhana
Danang juga menitipkan pesan penting agar alumni UGM tetap mempertahankan nalar kritis terhadap jalannya pemerintahan serta menjaga nama baik almamater melalui dedikasi yang nyata di tengah masyarakat. “Jaga nama baik UGM. Karena reputasi UGM itu dibangun dari teman-teman alumni yang bekerja dan berdedikasi,” jelas Danang.
Tantangan berat selama masa perkuliahan juga mendapat pengakuan dari perwakilan wisudawan asal FKKMK, Tegar Rinang Pratama. Ia mengingatkan rekan-rekan sesama wisudawan untuk tetap rendah hati serta mengedepankan empati saat terjun ke dunia kerja yang sesungguhnya.
Menurut Tegar, dunia profesional saat ini membutuhkan kombinasi yang seimbang antara kecerdasan intelektual dan kepedulian sosial terhadap sesama manusia.
“Sebab dunia tidak hanya membutuhkan orang yang pintar, tetapi juga orang yang mau mendengar dan saling memahami. Semoga ilmu itu tetap hadir dalam tindakan kita, dalam cara kita memperlakukan sesama, serta dalam keberanian kita untuk terus memberi manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya di akhir prosesi wisuda.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media