Nasional . 25/05/2026, 18:17 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
Pemerintah saat ini juga tengah menyusun Rencana Induk (Renduk) sebagai acuan utama pemulihan permanen selama periode 2026 hingga 2028.
Program tersebut mencakup 11.512 kegiatan pembangunan, mulai dari jalan, jembatan, sekolah, hingga pembangunan hunian tetap bagi warga terdampak.
“Prioritas utama tahun 2026 adalah pembangunan infrastruktur, sungai, jalan, jembatan, sekolah, dan hunian tetap,” kata Tito.
Untuk mendukung proses tersebut, pemerintah pusat telah menyiapkan anggaran sebesar Rp100,166 triliun selama tiga tahun.
Rinciannya, Rp38,9 triliun dialokasikan pada 2026, Rp32,9 triliun pada 2027, dan Rp28,2 triliun pada 2028.
Sebagian besar anggaran disebut akan difokuskan untuk pembangunan infrastruktur melalui Kementerian Pekerjaan Umum dengan total mencapai Rp69 triliun.
Sementara pembangunan hunian tetap yang dikoordinasikan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman ditargetkan selesai paling lambat pada 2027.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media