Megapolitan . 28/05/2026, 09:26 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id - Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Utara melakukan pengawasan di sejumlah titik penyembelihan hewan kurban guna memastikan daging yang dibagikan kepada masyarakat aman untuk dikonsumsi. Salah satu lokasi yang menjadi fokus pemeriksaan berada di Masjid LDII Al-Akbar, Jalan Enim, Kelurahan Sungai Bambu, Kecamatan Tanjung Priok.
Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Utara, Novy Christine Palit menjelaskan, pemeriksaan tersebut rutin dilakukan setiap perayaan Hari Raya Idul Adha. Pengawasan dilakukan melalui dua tahapan, yakni ante-mortem sebelum penyembelihan dan post-mortem setelah hewan dipotong.
"Sebelum dikurban, hewan diperiksa kondisi kesehatan fisiknya secara umum. Setelah dipotong, kami memeriksa organ dalam, mulai dari daging, hati, paru-paru, jantung hingga jeroan untuk memastikan tidak ada parasit maupun penyakit," ujarnya, Rabu, 27 Mei 2026.
Untuk memperkuat pengawasan, sebanyak 136 petugas gabungan diterjunkan. Mereka berasal dari unsur pemerintah kota dan provinsi, Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI), hingga Institut Pertanian Bogor (IPB). Petugas tersebut disebar ke berbagai lokasi pemotongan hewan kurban di wilayah Jakarta Utara dan akan bertugas selama tiga hari ke depan.
Novy menuturkan, hingga kini belum ditemukan adanya organ hewan kurban yang bermasalah di lokasi pemotongan. Seluruh daging yang diperiksa dinyatakan aman dan layak dikonsumsi masyarakat.
"Hingga saat ini, petugas belum menemukan adanya organ hewan kurban yang bermasalah di lokasi pemotongan. Seluruh daging dinyatakan layak dan aman untuk dikonsumsi," terangnya.
Sebelumnya, pemeriksaan juga telah dilakukan terhadap 6.711 hewan kurban yang berada di 149 Tempat Penampungan Hewan Kurban (TPHK). Jumlah tersebut terdiri dari 3.005 sapi, 3.511 kambing, serta 255 domba.
"Kami sudah memeriksa seluruh hewan kurban di tempat penampungan. Hasilnya, seluruh hewan dinyatakan sehat dan sesuai syariat Islam sebelum proses penyembelihan," ungkapnya.
Sementara itu, Lurah Sungai Bambu, Syaiful Anwar, mengatakan terdapat 23 lokasi penyembelihan hewan kurban di wilayahnya yang tersebar di 10 RW dan 104 RT. Khusus di Kelurahan Sungai Bambu, sebanyak 89 sapi dan 135 kambing dipotong secara bersamaan pada hari ini.
"Kami berkolaborasi dengan Satpel KPKP untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai prosedur kesehatan," ucapnya.
Ia juga mengimbau panitia kurban agar mengurangi penggunaan kantong plastik sekali pakai saat distribusi daging. Di Masjid Al-Akbar, panitia telah menerapkan konsep ramah lingkungan dengan menggunakan keranjang rotan sebagai wadah pembagian daging kurban.
"Kami mengarahkan penggunaan wadah ramah lingkungan yang dapat digunakan kembali atau mudah terurai," tandasnya.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media