Transjakarta Kembali Ngebut! Jalan Ambles Lenteng Agung Dibuka, Macet Horor Mulai Terurai
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id
- Layanan Transjakarta kembali beroperasi normal setelah ruas Jalan Raya Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan, dibuka sementara usai mengalami ambles yang sempat memicu kemacetan parah.
Berdasarkan pantauan di lokasi, armada Transjakarta mulai kembali melintas sekitar pukul 17.00 WIB, bertepatan dengan dibukanya akses jalan oleh petugas kepolisian bersama Dinas Perhubungan DKI Jakarta.
Penanganan darurat dilakukan dengan memasang pelat besi di atas titik jalan yang ambles agar kendaraan roda dua, mobil pribadi, hingga truk masih dapat melintas dengan aman.
Melalui akun X resminya, Transjakarta memastikan dua rute yang sebelumnya terdampak kini kembali melayani penumpang tanpa pengalihan jalur.
"Rute D21: Lebak Bulus - UI Depok dan Rute 4B: ST. Manggarai - Universitas Indonesia saat ini sudah beroperasi normal kembali melayani pelanggan tanpa pengalihan," tulis Transjakarta.
Meski demikian, proses perbaikan permanen masih terus dilakukan. Pada malam hari sekitar pukul 21.00 WIB, sebagian ruas Jalan Raya Lenteng Agung dijadwalkan kembali ditutup untuk pemasangan gorong-gorong atau box culvert.
Langkah pengerjaan malam hari dipilih agar aktivitas lalu lintas tidak terlalu padat sehingga proses perbaikan bisa berjalan lebih cepat dan aman.
Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan memastikan perbaikan dilakukan tanpa menutup total jalan demi meminimalkan gangguan bagi pengendara.
Perbaikan permanen akan menggunakan box culvert berukuran 2x2 meter dengan panjang mencapai 16 meter di titik jalan yang ambles.
Setelah pemasangan selesai, arus kendaraan ditargetkan kembali normal walaupun proses finishing masih akan dilanjutkan beberapa hari ke depan.
Pihak SDA Jakarta Selatan juga meminta masyarakat bersabar selama proses perbaikan berlangsung dan tetap mengikuti arahan petugas di lapangan.
Kerusakan jalan sendiri diketahui terjadi secara bertahap sejak Rabu (27/5). Awalnya, Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan melakukan penanganan sementara menggunakan material aspal dingin atau coldmix guna menjaga keamanan pengguna jalan.
Selanjutnya, Bina Marga berkoordinasi dengan Sudin SDA Jakarta Selatan untuk menyelidiki penyebab kerusakan. Dugaan sementara menyebut jalan ambles dipicu gangguan pada saluran air di bawah badan jalan.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta hingga kini terus memantau perkembangan di lokasi dan mempercepat proses penanganan agar lalu lintas kembali lancar sepenuhnya.