Politik . 31/05/2026, 17:20 WIB

Qodari Tegaskan Agenda Luar Negeri Prabowo Hanya ke Prancis, Bantah Kunjungan ke Italia

Penulis : Mihardi  |  Editor : Mihardi

fin.co.id - Kepala Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah Muhammad Qodari menegaskan, agenda kunjungan luar negeri Presiden Prabowo Subianto yang telah diumumkan pemerintah hanya mencakup Prancis. Ia membantah anggapan yang menyebut kepala negara akan melanjutkan perjalanan ke Italia setelah menyelesaikan kunjungannya di negara tersebut.

Menurut Qodari, sejak awal pemerintah tidak pernah mengeluarkan pernyataan resmi terkait rencana kunjungan Presiden Prabowo ke Italia.

"Yang pertama, sejak awal tidak ada statement pemerintah RI bahwa Presiden akan ke Italia. Yang kedua, jadwal resmi memang hanya ke Prancis," kata Qodari di Wisma Danantara, Minggu, 31 Mei 2026.

Ia menjelaskan, agenda kunjungan kenegaraan Presiden ke Prancis telah disampaikan jauh hari sebelumnya oleh Menteri Luar Negeri RI Sugiono, tepatnya pada 22 April 2026.

Qodari menyebut informasi tersebut telah menjadi bagian dari agenda resmi pemerintah dan dapat ditelusuri melalui pernyataan yang pernah disampaikan oleh Menteri Luar Negeri.

"Kunjungan kenegaraan Presiden ke Prancis sudah diumumkan oleh menteri luar negeri kita, Pak Sugiono, bahkan semenjak tanggal 22 April 2026. Kalau teman-teman membuka file ke belakang, sudah dinyatakan oleh Pak Sugiono," ungkapnya.

"Dan waktu itu beliau mengatakan dalam kutipan langsung, 'dan juga ada rencana kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo ke Prancis dalam waktu dekat'," sambungnya.

Lebih lanjut, Qodari menegaskan bahwa setiap agenda kunjungan Presiden ke luar negeri akan diumumkan secara resmi oleh pemerintah apabila telah dipastikan.

Ia menambahkan, segala informasi mengenai kemungkinan penambahan destinasi selama perjalanan masih bersifat rencana apabila belum diumumkan secara resmi kepada publik.

"Bila di perjalanan ada rencana akan ke tujuan yang lain, itu sebatas rencana sampai ada penyampaian resmi dari pemerintah," tutupnya.

Sebelumnya, Juru Bicara Partai Gerindra Sugiat Santoso menyatakan, Presiden Prabowo dijadwalkan mengunjungi Austria dan Hungaria setelah menyelesaikan kunjungan kenegaraannya ke Prancis.

Menurut Sugiat, ketiga negara tersebut memiliki nilai strategis bagi kepentingan Indonesia, baik dari sisi kerja sama politik, ekonomi, maupun pertahanan.

Ia mencontohkan Prancis sebagai salah satu negara dengan kekuatan militer dan teknologi yang sangat maju di kawasan Eropa Barat. Karena itu, hubungan politik yang erat dinilai menjadi faktor penting dalam membangun kerja sama jangka panjang.

“Kedekatan politik yang dibangun secara bertahap melalui kunjungan berulang adalah syarat mutlak dalam bekerja sama dengan Macron,” ujar Sugiat dalam siaran pers, Jumat, 29 Mei 2026.

Meski demikian, hingga saat ini pemerintah menegaskan bahwa agenda resmi yang telah diumumkan kepada publik hanya mencakup kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo ke Prancis.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com