Internasional . 03/06/2026, 15:45 WIB

Militer AS Klaim Sukses Gagalkan Serangan Rudal dan Drone Iran di Kawasan Teluk

Penulis : Esnoe Faqih Wardhana  |  Editor : Esnoe Faqih Wardhana

fin.co.id - Militer AS mengatakan pada Selasa, 2 Juni 2026, bahwa mereka telah "berhasil mengalahkan" serangkaian serangan rudal dan drone Iran di Teluk dan melakukan serangan pertahanan diri di Pulau Qeshm Iran.

Komando Pusat AS (CENTCOM) bergerak cepat membantah klaim sepihak dari Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC). Sebelumnya, pihak IRGC menyatakan bahwa mereka telah meluncurkan serangan ke markas Armada Kelima Angkatan Laut AS di Bahrain serta sebuah pangkalan udara terpisah yang berada di wilayah tersebut.

“Iran meluncurkan beberapa rudal balistik ke arah negara-negara tetangga di kawasan itu; namun, semuanya gagal mengenai target yang dituju,” kata CENTCOM dalam sebuah pernyataan.

Rincian Pencegatan Rudal di Kuwait dan Bahrain

Pasukan koalisi berhasil mematahkan gempuran udara ini sebelum menyentuh objek vital. Pihak CENTCOM membeberkan jalur jatuhnya senjata-senjata milik Teheran tersebut yang mengarah ke beberapa negara tetangga.

“Dua rudal Iran yang ditembakkan ke Kuwait gagal mencapai sasaran atau hancur di tengah jalan, dan tiga rudal yang diluncurkan ke Bahrain segera dicegat oleh pasukan pertahanan udara AS dan Bahrain.”

Militer Kuwait juga memperkuat pernyataan tersebut dengan mengonfirmasi bahwa sistem pertahanan udara mereka sukses mencegat serangan rudal dan drone "bermusuhan".

Tidak berhenti di situ, ketegangan berlanjut saat Teheran mengirimkan armada udara tanpa awak tambahan ke wilayah bergejolak ini. Kemudian, CENTCOM mengatakan "gelombang tambahan drone Iran yang mencoba menyerang pasukan AS di Kuwait gagal mengenai target yang dituju," dengan beberapa drone ditembak jatuh.

Militer AS juga menembak jatuh tiga drone serang yang diluncurkan oleh Iran “ke arah pelaut sipil yang secara sah melintasi perairan regional,” kata CENTCOM.

Aksi Balasan Amerika Serikat di Pulau Qeshm

Guna melumpuhkan ancaman lebih lanjut, militer Amerika Serikat melancarkan aksi balasan yang terukur. Mereka membidik infrastruktur militer musuh yang berada di area Selat Hormuz. Pulau Qeshm sendiri memegang peran sangat strategis karena menjadi jalur pelayaran utama untuk komoditas minyak dan gas Teluk, yang secara efektif ditutup oleh Teheran sejak dimulainya perang dengan AS dan Israel pada akhir Februari.

CENTCOM mengatakan serangan tersebut menargetkan “stasiun kendali darat militer Iran” di pulau itu, menambahkan bahwa tidak ada personel AS yang terluka.

Di sisi lain, pihak Iran tetap bersikeras bahwa gempuran mereka telah mengenai sasaran empuk militer Amerika. Dalam pernyataan yang dimuat oleh kantor berita resmi IRNA, IRGC mengklaim telah menyerang instalasi militer AS sebagai tanggapan atas serangan di Pulau Qeshm.

Mendengar klaim sepihak tersebut, pihak Amerika Serikat langsung memberikan bantahan keras melalui media sosial. “SALAH,” kata CENTCOM dalam sebuah unggahan di X. “Semua serangan Iran terhadap pasukan Amerika gagal.”

Nasib Gencatan Senjata dan Penegakan Blokade Maritim

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com