Megapolitan . 07/06/2026, 18:06 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memastikan penanganan tumpukan sampah yang sempat menggunung di pesisir Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara, telah rampung dilakukan.
Menurut Pramono, proses pembersihan sampah yang menumpuk hingga menyerupai pulau kecil di kawasan pesisir tersebut memerlukan waktu lebih dari tiga hari.
Fenomena tersebut sebelumnya menjadi sorotan publik setelah beredar luas di media sosial. Dalam unggahan akun Instagram @jakut_update, terlihat hamparan sampah yang memenuhi area pesisir laut Muara Angke hingga tampak seperti daratan baru.
"Jadi yang di pesisir Muara Angke dalam waktu tiga setengah hari kemarin sudah kita bersihkan," kata Pramono di Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu, 7 Juni 2026.
Ia menegaskan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak ingin kejadian serupa terulang di kemudian hari. Karena itu, Pramono telah meminta jajaran Dinas Lingkungan Hidup untuk melakukan pembersihan secara berkala agar sampah tidak kembali menumpuk.
"Jadi tidak, tidak seperti yang kemarin terjadi penumpukan," ucapnya.
Sebelumnya, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa sampah yang menumpuk di kawasan pesisir Muara Angke tidak seluruhnya berasal dari Jakarta. Sebagian besar merupakan sampah kiriman dari wilayah penyangga, termasuk Tangerang dan Bekasi.
"Sampah ini tidak hanya berasal dari Jakarta, tetapi juga kiriman dari wilayah penyangga seperti Tangerang dan Bekasi," kata Kepala Suku Dinas LH Jakarta Utara, Edy Mulyanto, dalam keterangannya, Rabu, 3 Juni 2026.
Edy menjelaskan, material sampah tersebut terbawa aliran dari sedikitnya 12 sungai yang bermuara ke laut. Kondisi itu diperparah oleh pengaruh musim angin barat yang mendorong sampah menuju kawasan pesisir.
"Hempasan ombak dan angin mendorong material sampah tersebut hingga menumpuk di kawasan ini," terangnya.
Ia menambahkan, petugas selama ini telah melakukan pembersihan secara manual. Namun untuk mempercepat proses penanganan dan pengangkutan sampah dalam jumlah besar, DLH DKI Jakarta turut mengerahkan alat berat ke lokasi.
"Dikerahkan dua unit ekskavator untuk mempercepat pengerukan sampah," pungkasnya.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media