Ekonomi . 07/06/2026, 22:23 WIB

Purbaya Bongkar Penyebab Rupiah Melemah dan IHSG Merosot: Bukan Ekonomi, tapi Ini Biang Keroknya!

Penulis : Mihardi  |  Editor : Mihardi

fin.co.id - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menilai pelemahan nilai tukar rupiah dan penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) lebih banyak dipengaruhi oleh persepsi negatif yang berkembang di pasar terhadap kondisi ekonomi Indonesia.

Menurut Purbaya, pemerintah bersama bank sentral telah menjalankan berbagai kebijakan untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional. Namun demikian, sentimen negatif yang beredar di kalangan pelaku pasar masih menjadi tantangan yang perlu dihadapi.

"Jadi kendala utamanya adalah persepsi negatif terhadap ekonomi kita yang tidak terlalu benar," ujar Purbaya, Minggu, 7 Juni 2026.

Ia menegaskan bahwa kondisi fundamental ekonomi Indonesia saat ini tetap berada dalam posisi yang kuat. Salah satu indikatornya adalah kesehatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang masih terjaga serta pertumbuhan ekonomi yang dinilai berjalan cukup baik.

"Karena APBN kita bagus, ekonominya tumbuh cukup bagus," ujarnya.

Purbaya juga mengungkapkan bahwa aktivitas ekonomi di berbagai sektor masih menunjukkan perkembangan positif. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi salah satu indikator bahwa roda perekonomian nasional masih bergerak dan tumbuh sesuai harapan.

"Sampai sekarang kalau kita lihat ke mana-mana, seluruh aktivitas ekonomi meningkat," ucapnya.

Meski demikian, ia mengakui sebagian investor dan pelaku pasar masih terpengaruh oleh berbagai narasi pesimistis mengenai ekonomi Indonesia. Padahal, menurutnya, pandangan tersebut tidak sepenuhnya mencerminkan kondisi sebenarnya yang terjadi di lapangan.

"Tapi ketika persepsi dibilang kita mau hancur dan segala macam, sebagian orang terpengaruh," tuturnya.

Mantan Ketua Lembaga Penjamin Simpanan itu memastikan pemerintah akan terus memperkuat koordinasi dengan Bank Indonesia untuk menjaga kepercayaan pasar dan meredam sentimen negatif yang berpotensi memengaruhi stabilitas ekonomi.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan bank sentral akan semakin diperkuat guna memberikan keyakinan kepada investor terhadap prospek ekonomi Indonesia ke depan.

"Itu yang akan kita hilangkan dengan kerja sama yang lebih erat dengan bank sentral. Sebelumnya juga erat, cuman kita lebih eratin lagi," jelas Purbaya.

Purbaya optimistis langkah koordinasi yang lebih intensif antara pemerintah dan Bank Indonesia dapat membantu memperkuat persepsi positif terhadap ekonomi nasional. Dengan fundamental yang dinilai masih solid, pemerintah meyakini stabilitas ekonomi dan kepercayaan investor dapat terus terjaga di tengah dinamika pasar global.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com