Ekonomi . 11/06/2026, 14:43 WIB

APDESI Merah Putih Dorong Desa Jadi Motor Ekonomi Nasional

Penulis : Mihardi  |  Editor : Mihardi

fin.co.id - Desa dinilai memiliki peran strategis untuk menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional. Dengan jumlah desa yang mencapai lebih dari 75 ribu di seluruh Indonesia, penguatan ekonomi berbasis desa dianggap sebagai langkah penting untuk mempercepat pemerataan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pandangan tersebut mengemuka dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) APDESI Merah Putih 2026 yang digelar di Aston Hotel & Convention Center, Kota Serang, Banten, Rabu, 10 Juni 2026. Kegiatan yang mengangkat tema “Sinergi Merah Putih untuk Memperkuat Peran Desa dalam Pembangunan Strategis Nasional” itu dihadiri ribuan kepala desa serta pengurus APDESI Merah Putih dari berbagai wilayah Indonesia.

Ketua Umum APDESI Merah Putih, Anwar Sadat menegaskan, desa tidak boleh lagi dipandang hanya sebagai objek pembangunan. Menurutnya, desa harus ditempatkan sebagai aktor utama yang mampu menggerakkan ekonomi nasional dari tingkat akar rumput, membuka lapangan pekerjaan, meningkatkan taraf hidup masyarakat, dan mendukung ketahanan pangan.

“Desa memiliki sumber daya alam, sumber daya manusia, dan modal sosial yang sangat besar. Jika seluruh potensi itu dikelola secara baik melalui kolaborasi pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat, desa akan menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus benteng ketahanan pangan Indonesia,” kata Anwar Sadat.

Ia menjelaskan, penguatan ekonomi desa dapat dilakukan melalui pengembangan sektor pertanian, peternakan, koperasi, usaha mikro, serta berbagai bentuk kemitraan yang mampu meningkatkan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat desa.

Karena itu, Rakernas APDESI Merah Putih 2026 secara khusus membahas sejumlah agenda strategis, mulai dari pengembangan ekonomi desa, investasi dan kemitraan, transformasi digital, penguatan koperasi desa, hingga program ketahanan pangan nasional.

Kegiatan tersebut juga mendapat perhatian besar dari pemerintah pusat. Sejumlah pejabat negara hadir sebagai narasumber maupun tamu kehormatan, di antaranya Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, Menteri Desa dan PDT Yandri Susanto, Kepala BNN Komjen Pol. Suyudi Ario Seto, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, serta Gubernur Banten Andra Soni.

Kehadiran berbagai pemangku kepentingan tersebut menunjukkan besarnya perhatian pemerintah terhadap kontribusi desa dalam pembangunan nasional.

Sebagai organisasi yang menaungi lebih dari 75 ribu kepala desa, APDESI Merah Putih menilai desa memiliki posisi yang sangat penting dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan. Karena itu, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pemerintah desa, dunia usaha, akademisi, serta berbagai pihak terkait lainnya menjadi faktor yang tidak dapat dipisahkan.

Johan Aripin Muba Dikukuhkan Sebagai Ketua Dewan Pakar

Dalam rangkaian Rakernas tersebut, Ketua Yayasan Jaringan Aspirasi Masyarakat (JAM), Johan Aripin Muba, resmi dikukuhkan sebagai Ketua Dewan Pakar APDESI Merah Putih.

Pengukuhan itu diberikan sebagai bentuk penghargaan atas kontribusinya dalam mendorong penguatan ekonomi desa, pemberdayaan masyarakat, serta pengembangan program ketahanan pangan berbasis desa. Pada kesempatan yang sama, Johan juga menerima penghargaan simbolis berupa penyematan gelar “Bapak Desa” dari para peserta Rakernas.

Menurut Johan, kemajuan desa merupakan fondasi utama bagi kemajuan Indonesia. Ia menilai pembangunan nasional akan berjalan lebih cepat apabila desa memperoleh ruang yang lebih luas untuk mengelola dan mengembangkan potensi yang dimiliki.

"Kalau desa maju, Indonesia maju. Kalau desa kuat, ekonomi nasional juga akan kuat,” ujarnya.

Johan menyatakan dukungannya terhadap agenda penguatan ekonomi desa yang diusung APDESI Merah Putih. Menurutnya, pembangunan desa harus diwujudkan melalui program-program nyata yang mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com