DPRD DKI Dorong CSR BUMD Tepat Sasaran, Fokus pada Pengelolaan Sampah Lingkungan

news.fin.co.id - 11/06/2026, 17:49 WIB

DPRD DKI Dorong CSR BUMD Tepat Sasaran, Fokus pada Pengelolaan Sampah Lingkungan

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Jupiter. Foto: NasDemJakarta

fin.co.id - Komisi B DPRD DKI Jakarta mendorong Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan sektor swasta untuk mengarahkan program Corporate Social Responsibility (CSR) mereka untuk mendukung pengelolaan sampah berbasis masyarakat di lingkungan permukiman. Persoalan sampah yang dihadapi Jakarta saat ini tidak dapat diselesaikan hanya oleh pemerintah.

Hal tersebut disampaikan oleh Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Jupiter. Dia mengatakan, diperlukan keterlibatan berbagai pihak, termasuk BUMD dan perusahaan swasta melalui program tanggung jawab sosial yang lebih tepat sasaran.

“BUMD harus menyisihkan CSR agar lebih tepat sasaran. Saat ini isu sampah menjadi persoalan yang sangat krusial,” kata Jupiter di RW 07 Kelurahan Joglo, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, Kamis, 11 Juni 2026.

Jupiter menjelaskan, Komisi B DPRD DKI Jakarta memiliki kemitraan dengan 22 BUMD. Karena itu, ia menilai dukungan CSR dari perusahaan-perusahaan tersebut dapat diarahkan untuk membantu program prioritas Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, khususnya dalam upaya mengurangi volume sampah sejak dari sumbernya.

Advertisement

Menurutnya, pengelolaan sampah di tingkat lingkungan membutuhkan berbagai sarana dan prasarana yang tidak murah. Mulai dari fasilitas pemilahan sampah, pengolahan kompos, sarana pengangkutan, hingga berbagai peralatan pendukung lainnya.

Kebutuhan pembiayaan tersebut sering kali menjadi hambatan bagi wilayah yang memiliki kemampuan swadaya terbatas.

“CSR harus digunakan untuk mendukung program Gubernur dalam pengentasan persoalan sampah,” terang Jupiter.

Ia menilai keberhasilan RW 07 Joglo dalam mengelola sampah secara mandiri dapat menjadi contoh bagi wilayah lain. Namun, model seperti itu tidak bisa sepenuhnya bergantung pada partisipasi warga tanpa dukungan fasilitas yang memadai.

Karena itu, Jupiter berharap program CSR dari BUMD maupun perusahaan swasta dapat diarahkan pada bantuan yang lebih konkret, terutama bagi kawasan padat penduduk dan wilayah dengan kondisi ekonomi yang masih terbatas.

Dengan adanya dukungan tersebut, lebih banyak lingkungan warga di Jakarta diharapkan mampu membangun sistem pemilahan dan pengolahan sampah secara mandiri.

Sementara itu, Pengurus KLH RW 07 Cerdas Joglo, Endang Alissa, mengatakan bahwa sistem pengelolaan sampah yang diterapkan di wilayahnya kini mulai memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Sampah organik yang dikumpulkan warga diolah menjadi kompos, kemudian dimanfaatkan untuk budidaya tanaman organik maupun sebagai bagian dari kebutuhan pakan maggot.

“Kompos kami tawarkan kembali kepada warga. Sampah dari warga kami olah, lalu hasilnya bisa dimanfaatkan lagi oleh warga,” papar Endang.

Advertisement

Menurutnya, pola pengelolaan tersebut tidak hanya membantu mengurangi volume sampah yang dibuang, tetapi juga menciptakan nilai tambah yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat setempat.

Mihardi
Mihardi
Penulis

Redaktur FIN.CO.ID