Ekonomi . 11/06/2026, 14:31 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis, 11 Juni 2026, menunjukkan perubahan arah yang cukup signifikan. Setelah memulai perdagangan dengan kenaikan 13,07 poin atau 0,22 persen ke posisi 5.899,26, IHSG justru berbalik tertekan menjelang berakhirnya sesi pertama.
Berdasarkan pemantauan pasar, IHSG menutup sesi I dengan penurunan 112,40 poin atau 1,90 persen sehingga berada di level 5.789,98.
Tekanan jual juga terjadi pada kelompok saham unggulan yang tergabung dalam indeks LQ45. Hingga akhir sesi I, indeks tersebut turun 10,70 poin atau 1,82 persen ke posisi 578,78.
Berpotensi Bergerak Melemah
Data dari PT Reliance Sekuritas Indonesia menunjukkan bahwa secara teknikal candle terakhir IHSG membentuk pola two white soldier yang merupakan sinyal bullish. Selain itu, indeks juga berhasil menembus MA5 dan indikator Stochastic menunjukkan pola golden cross.
Meski demikian, sentimen eksternal masih membayangi pasar. Kenaikan harga minyak dunia yang dipicu meningkatnya tensi konflik Iran diperkirakan dapat memberikan tekanan terhadap pergerakan pasar saham domestik.
"Kami memproyeksikan IHSG akan bergerak di kisaran support pada level 5,840 dan resistance pada level 5,967 dengan kecenderungan melemah," tutur Direktur PT Reliance Sekuritas Indonesia, Reza Priyambada.
Rekomendasi Saham Pilihan
Sejumlah analis turut memberikan rekomendasi saham yang dinilai menarik untuk dicermati investor pada perdagangan hari ini, yakni sebagai berikut:
1. BREN – Buy
Saham BREN masih bergerak di atas MA5 dan MA20. Pada perdagangan terakhir, terbentuk pola two white soldier yang mengindikasikan potensi penguatan lanjutan. Sinyal tersebut diperkuat oleh akumulasi beli yang tercermin dari histogram hijau pada indikator MACD serta terbentuknya golden cross.
Entry: 4.170–4.270
Resistance: 4.350–4.480
Support: 4.000
Stoploss: 3.990
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media