Demo di DPR, Mahasiswa Blokade Jalur Gatot Subroto Arah Slipi

news.fin.co.id - 15/06/2026, 17:36 WIB

Demo di DPR, Mahasiswa Blokade Jalur Gatot Subroto Arah Slipi

Aksi unjuk rasa mahasiswa di depan Gedung DPR RI, Jakarta, sempat berdampak pada arus lalu lintas, Senin, 15 Juni 2026.

fin.co.id - Aksi unjuk rasa mahasiswa di depan Gedung DPR RI, Jakarta, sempat berdampak pada arus lalu lintas, Senin, 15 Juni 2026. Sejumlah peserta aksi terlihat memblokade ruas Jalan Gatot Subroto arah Slipi sehingga petugas kepolisian turun tangan melakukan pengaturan lalu lintas di lokasi.

Berdasarkan pantauan Disway Group di lapangan, massa aksi berdiri di tengah badan jalan sambil membawa bendera organisasi berwarna merah bertuliskan GMNI dan LMND.

Aksi tersebut menyebabkan kendaraan yang melintas di sekitar kawasan DPR RI mengalami hambatan. Petugas kepolisian yang berjaga kemudian memberikan imbauan kepada peserta aksi agar tidak menutup akses jalan dan membantu mengarahkan arus kendaraan guna mencegah kemacetan yang lebih parah.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya telah menyiapkan 6.675 personel gabungan untuk mengamankan berbagai aksi penyampaian pendapat yang berlangsung di sejumlah titik strategis Jakarta, Senin, 15 Juni 2026.

Advertisement

Pasukan pengamanan tersebut terdiri dari 6.165 personel Polri, 500 anggota TNI, serta 10 petugas Dinas Perhubungan. Mereka ditempatkan di lokasi aksi maupun titik-titik yang berpotensi mengalami kepadatan lalu lintas.

Aksi mahasiswa dijadwalkan berlangsung di beberapa lokasi, antara lain kawasan Gedung DPR/MPR RI, Bundaran HI, Silang Monas Selatan, dan Gedung BGN RI. Dari seluruh titik tersebut, kawasan DPR/MPR RI diperkirakan menjadi pusat konsentrasi massa terbesar.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, mengatakan pengamanan dilakukan untuk memastikan kegiatan penyampaian aspirasi tetap berjalan aman dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat.

"Polda Metro Jaya telah menyiapkan 6.675 personel gabungan untuk mengamankan seluruh rangkaian aksi penyampaian pendapat. Personel akan ditempatkan di titik-titik strategis guna menjamin keamanan peserta aksi maupun masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi," katanya kepada awak media, Senin 15 Juni 2026.

Menurut Budi, seluruh personel telah diarahkan untuk mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis selama menjalankan tugas pengamanan.

"Personel yang bertugas mengedepankan tindakan persuasif dan humanis. Kami mengimbau seluruh peserta aksi untuk menyampaikan aspirasi secara tertib, mematuhi aturan yang berlaku, serta menjaga ketertiban dan keselamatan bersama," ujarnya.

Selain pengamanan, aparat juga melakukan pengaturan lalu lintas secara situasional sesuai perkembangan kondisi di lapangan. Polisi mengingatkan peserta aksi agar tidak melakukan tindakan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban umum, serta tetap menghormati hak pengguna jalan lainnya.

"Kami berharap seluruh peserta aksi dapat menyampaikan pendapat secara damai, tertib, dan bertanggung jawab. Mari bersama-sama menjaga suasana Jakarta tetap aman dan kondusif," ucapnya.

Masyarakat yang akan melintas di kawasan DPR/MPR RI, Monas, Bundaran HI, Semanggi, dan Gedung BGN RI diimbau untuk mempertimbangkan rute alternatif guna menghindari kepadatan lalu lintas selama aksi berlangsung.

Advertisement

Rafi Adhi/Disway

Mihardi
Mihardi
Penulis

Redaktur FIN.CO.ID