Dishub DKI Janji Kedepankan Pendekatan Humanis usai Video Ojol Menangis Viral

news.fin.co.id - 21/06/2026, 21:13 WIB

Dishub DKI Janji Kedepankan Pendekatan Humanis usai Video Ojol Menangis Viral

Petugas Dishub DKI Jakarta mengatur lalu lintas (Dokumen Istimewa)

fin.co.id - Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta memastikan akan mengutamakan pendekatan yang lebih humanis dalam setiap pelaksanaan penertiban di lapangan. Pernyataan tersebut disampaikan menyusul viralnya video pengemudi ojek online (ojol) bernama Sulis Agung Wibowo (44) yang menangis setelah sepeda motornya yang diparkir di atas trotoar kawasan Jakarta Timur diangkut petugas.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Budi Awaludin mengatakan, pihaknya akan memperkuat koordinasi dengan komunitas pengemudi ojol, perusahaan aplikasi, hingga pengelola gedung untuk mencari solusi atas persoalan parkir yang selama ini kerap dikeluhkan para mitra pengemudi.

"Kami akan segera mengoordinasikan hal ini dan mengadakan rapat dengan mengundang teman-teman komunitas ojol serta operator agar aturan ini dapat diterapkan dengan baik," katanya kepada wartawan, Minggu, 21 Juni 2026.

Menurut Budi, Dishub tetap akan menjalankan fungsi penegakan aturan lalu lintas. Namun, pelaksanaannya akan dilakukan dengan mengedepankan pendekatan yang lebih persuasif dan mengutamakan komunikasi dengan masyarakat.

Advertisement

"Penertiban akan terus kami lanjutkan dengan mengedepankan arahan Bapak Gubernur, yaitu secara humanis. Kami akan melakukan pendekatan persuasif dan dialogis saat melakukan penertiban di lapangan," ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa kendaraan yang diamankan petugas dan dibawa ke kantor Suku Dinas Perhubungan dapat diambil kembali tanpa dikenakan biaya maupun denda.

"Kami juga perlu meluruskan bahwa saat kendaraan dibawa oleh petugas ke kantor Suku Dinas (Sudin), kendaraan tersebut bisa langsung diambil hanya dengan membuat surat pernyataan. Layanan ini tidak dipungut biaya atau denda sama sekali, baik untuk kendaraan yang diderek maupun yang diangkut ke dalam truk kami," pungkasnya.

Budi menjelaskan, Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur juga telah mendatangi kediaman Sulis Agung Wibowo. Menurutnya, kunjungan tersebut semata-mata dilakukan untuk menjaga komunikasi dan meredam polemik yang berkembang di media sosial.

"Kedatangan Sudin Perhubungan Jakarta Timur ke rumah Pak Agung kemarin murni dalam rangka silaturahmi dan kekeluargaan guna meredam kegaduhan di media sosial," katanya.

Ia menambahkan, pengemudi ojol tersebut telah mengambil kembali sepeda motornya pada hari yang sama tanpa dipungut biaya. Pengambilan kendaraan dilakukan dengan membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi pelanggaran serupa.

Ke depan, Dishub DKI Jakarta berencana menggandeng komunitas ojek online dalam upaya meningkatkan kesadaran dan keselamatan berlalu lintas. Salah satu langkah yang disiapkan adalah menggelar kegiatan sosialisasi dan seminar terkait aturan lalu lintas.

"Ke depan, kami akan berkolaborasi dengan komunitas ojol dalam penegakan aturan di jalan, termasuk rencana mengadakan seminar untuk menginformasikan aturan lalu lintas, larangan parkir sembarangan, serta larangan melawan arus demi keselamatan bersama," tutupnya.

Melalui langkah tersebut, Dishub berharap penegakan aturan di jalan dapat berjalan lebih efektif sekaligus tetap mengedepankan pendekatan yang humanis dan membangun kesadaran bersama di kalangan pengguna jalan.

Advertisement
Mihardi
Mihardi
Penulis

Redaktur FIN.CO.ID