fin.co.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggelar Jakarta Twilight Soiree: Commemorating Jakarta’s 499th Anniversary di Gedung A.A. Maramis, Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Senin, 22 Juni 2026. Acara ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-499 Kota Jakarta dan dihadiri sejumlah tokoh, termasuk Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, para duta besar, serta perwakilan negara sahabat.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyampaikan bahwa peringatan ini menjadi momen refleksi perjalanan Jakarta sekaligus penguatan kerja sama internasional menuju kota global yang inklusif dan berdaya saing.
“Dalam suasana senja di Jakarta, kita berkumpul untuk merayakan persahabatan, kolaborasi, dan perjalanan panjang sebuah kota yang terus tumbuh,” ujarnya dikutip dari laman Resmi Pemprov DKI Jakarta, Selasa, 23 Juni 2026.
Ia menegaskan bahwa Jakarta terus melakukan transformasi, termasuk penataan kawasan Lapangan Banteng dan Gedung A.A. Maramis agar lebih terintegrasi sebagai ruang publik yang mudah diakses masyarakat.
Pramono juga menyebut adanya peningkatan posisi Jakarta dalam Indeks Kota Global dari peringkat 74 menjadi 71, serta pengakuan sebagai salah satu kota dengan sistem transportasi terbaik kedua di ASEAN.
“Komitmen kami tercermin dari meningkatnya peringkat Jakarta dari posisi 74 menjadi 71 dalam Indeks Kota Global. Selain itu, Jakarta juga meraih penghargaan sebagai kota teraman dengan sistem transportasi terbaik kedua di ASEAN,” katanya.
Menurutnya, capaian tersebut tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk mitra internasional dalam pengembangan proyek strategis seperti MRT, LRT, elektrifikasi bus, kawasan Transit Oriented Development (TOD), hingga sistem pengelolaan sampah dan air.
Ia pun menyampaikan apresiasi kepada negara-negara sahabat yang telah menjalin kerja sama dengan Jakarta.
“Transformasi ini tidak hanya membentuk masa depan Jakarta, tetapi juga membuka peluang yang lebih luas bagi kerja sama dan kemitraan internasional. Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menjadi sahabat Jakarta. Semoga hubungan ini semakin kuat dan kita dapat terus berjalan bersama mewujudkan kota global yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan,” tuturnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menegaskan bahwa Pemprov DKI akan memperkuat kembali kerja sama internasional, termasuk mengaktifkan kemitraan sister city yang selama ini belum berjalan maksimal. Fokus lain juga diarahkan pada penguatan transportasi dan pengembangan kawasan perkotaan untuk mendukung konektivitas Jakarta di tingkat global.
“Jakarta telah memiliki sejumlah kerja sama sister city, tetapi sebagian belum berjalan optimal. Kami ingin menguatkan kembali kerja sama tersebut karena konektivitas merupakan syarat penting bagi kota global,” tandasnya.