Jakarta Siapkan Kawasan Rendah Emisi untuk Tekan Polusi Udara

news.fin.co.id - 25/06/2026, 17:59 WIB

Jakarta Siapkan Kawasan Rendah Emisi untuk Tekan Polusi Udara

Pemprov DKI Jakarta bersama Breathe Cities meluncurkan laporan bertajuk “Kawasan Rendah Emisi Terpadu Jakarta: Dari Ambisi Menuju Aksi”. Foto: Pemprov DKI Jakarta

Laporan tersebut juga memproyeksikan manfaat signifikan apabila skenario penerapan Kawasan Rendah Emisi dijalankan secara optimal. Dalam skenario paling ambisius, konsentrasi polutan PM2.5 diperkirakan dapat berkurang lebih dari 14,3 persen di seluruh kawasan prioritas.

Sementara itu, kawasan GBK-Senayan diperkirakan mampu mencatat penurunan PM2.5 hingga 20,7 persen. Perbaikan kualitas udara tersebut berpotensi menghasilkan manfaat kesehatan dan kesejahteraan masyarakat senilai sekitar Rp1,9 triliun per tahun.

Manfaat itu berasal dari berkurangnya biaya kesehatan, menurunnya paparan polusi udara berbahaya, serta berkurangnya risiko kematian dini akibat pencemaran udara.

Tidak Hanya Membatasi Kendaraan

Pemprov DKI Jakarta menegaskan bahwa konsep Kawasan Rendah Emisi tidak semata-mata berfokus pada pembatasan kendaraan bermotor. Keberhasilan program juga sangat bergantung pada ketersediaan sistem transportasi publik yang andal, nyaman, terjangkau, dan mudah diakses masyarakat.

Karena itu, penguatan layanan transportasi umum, integrasi antarmoda, peningkatan fasilitas pejalan kaki, serta keterlibatan aktif masyarakat menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program tersebut.

Laporan juga merekomendasikan pembentukan satuan tugas khusus di bawah koordinasi gubernur serta penerapan sistem pemantauan dan evaluasi yang terukur guna memastikan keberlanjutan program dalam jangka panjang.

Melalui langkah tersebut, Jakarta diharapkan mampu mempercepat pengurangan polusi udara sekaligus menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih sehat, produktif, dan berkelanjutan bagi seluruh warga.

Mihardi
Mihardi
Penulis

Redaktur FIN.CO.ID