Darurat Judol! Jakarta Barat Catat Transaksi Fantastis Rp600 Miliar

news.fin.co.id - 02/07/2026, 19:37 WIB

Darurat Judol! Jakarta Barat Catat Transaksi Fantastis Rp600 Miliar

DARURAT JUDOL KOTA SANTRI! Ratusan Pasutri di Gresik Bubar Jalan, 80% Hancur karena Judi Online

fin.co.id - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkapkan Jakarta Barat menjadi wilayah dengan nilai transaksi judi online (judol) tertinggi di kawasan Jabodetabek sepanjang 2025.

Berdasarkan data yang dirilis PPATK, total transaksi judi online di Jakarta Barat mencapai Rp600,6 miliar. Temuan tersebut mendapat perhatian serius dari Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.

Pramono meminta aparat penegak hukum untuk mengambil langkah tegas dan menyeluruh dalam memberantas praktik judi online yang dinilai telah merugikan masyarakat.

Ia menegaskan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta siap memberikan dukungan penuh terhadap upaya penegakan hukum dalam memberantas praktik perjudian daring.

"Dalam hal ini aparat penegak hukum, untuk hal berkaitan dengan judi online di Jakarta kalau diberantas sekeras-kerasnya saya memberikan support dukungan sepenuhnya," kata Pramono di Jakarta Barat, Kamis, 2 Juni 2026.

Menurut Pramono, tingginya transaksi judi online di Jakarta tidak terlepas dari besarnya jumlah penduduk serta kemampuan daya beli masyarakat yang relatif tinggi. Namun, ia menilai sebagian masyarakat kemudian memilih berspekulasi melalui praktik perjudian online demi memperoleh keuntungan secara cepat.

"Karena memang Jakarta ini kan dengan penduduk yang cukup besar dan rata-rata warganya secara purchasing power itu punya kemampuan, walaupun kemudian orang berspekulasi dengan judi online," pungkasnya.

Sementara itu, berdasarkan data yang diunggah melalui akun Instagram resmi PPATK @ppatk_indonesia, Kecamatan Cengkareng di Jakarta Barat tercatat sebagai wilayah dengan jumlah pelaku judi online terbanyak, yakni mencapai 21.497 orang.

Posisi berikutnya ditempati Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, dengan jumlah pemain judi online sebanyak 14.664 orang.

Di wilayah Jakarta Utara, Kecamatan Tanjung Priok menjadi daerah dengan jumlah pelaku judi online tertinggi, yakni sebanyak 13.769 orang. Adapun di Jakarta Selatan, Kecamatan Kebayoran Lama mencatatkan jumlah pemain judi online mencapai 9.948 orang.

Sementara itu, di wilayah penyangga Jakarta, Bekasi Utara menjadi kawasan dengan jumlah pelaku judi online terbanyak di Bodetabek, dengan total mencapai 7.793 orang.

PPATK juga mencatat bahwa mayoritas pelaku judi online berada pada rentang usia 20 hingga 30 tahun atau kelompok usia produktif, dengan sebagian besar pelakunya berjenis kelamin laki-laki.

Mihardi
Mihardi
Penulis

Redaktur FIN.CO.ID