fin.co.id — Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) resmi membuka pendaftaran Program Magang BRIN 2026 dengan menyediakan 2 skema utama yang siap mencetak talenta periset berdaya saing global.
Program pembibitan ini dirancang khusus untuk meningkatkan keterampilan, perilaku, sikap kerja, sekaligus membangun cara berpikir kritis mahasiswa dalam mendalami metode riset di dunia kerja.
Direktur Manajemen Talenta BRIN, Ajeng Arum Sari, dalam kegiatan sosialisasi Program Magang BRIN 2026 di Jakarta pada Kamis, 2 Juli 2026 menyampaikan bahwa aktivitas riset memberikan ruang tak terbatas bagi mahasiswa untuk mengaktualisasikan kemampuan intelektualnya.
"Ketika kita menjadi peneliti, kita akan bisa mengaktualisasikan kemampuan intelektual kita, kemudian juga kita bisa memilah karier kita sampai jenjang peneliti utama, misalnya sampai menjadi profesor riset," kata Ajeng.
Ajeng memaparkan tiga alasan utama mengapa mahasiswa harus memulai langkah risetnya di BRIN. Pertama, ketersediaan infrastruktur yang sangat komprehensif, mulai dari fasilitas riset luar angkasa hingga fasilitas bawah tanah, yang bernaung di bawah 12 organisasi riset dan 87 pusat riset.
Kedua dan ketiga adalah jaminan pembiayaan riset serta ketersediaan pakar sebagai mentor. Menurutnya, peserta magang tidak perlu pusing memikirkan biaya penelitian karena hal tersebut sepenuhnya akan difasilitasi dan menjadi tanggung jawab peneliti pembimbing dari BRIN.
Lebih lanjut ia menekankan magang merupakan pintu gerbang dari pembibitan manajemen talenta nasional yang terintegrasi. Setelah menyelesaikan enam bulan masa magang, mahasiswa didorong untuk langsung menyambungnya dengan riset tugas akhir guna mengakselerasi kelulusan dari kampus.
Bagi mereka yang memilih jalur karier peneliti, BRIN juga telah menyiapkan ekosistem lanjutan, mulai dari kompetisi riset, beasiswa pascasarjana (Degree by Research), beasiswa doktor talenta riset, hingga program post-doctoral yang dapat bermuara pada status Aparatur Sipil Negara (ASN) BRIN.
Pahami 2 Skema Utama Program Magang BRIN
Sebelum mendaftar, pastikan kamu memilih model program yang paling sesuai dengan kebutuhan akademikmu. BRIN membagi program ini ke dalam dua pilihan jalur:
Skema Magang Riset dan Non-Riset: Jalur ini berjalan selama enam bulan dengan bobot penyetaraan setara 20 SKS.
Skema Magang Riset Tugas Akhir: Jalur khusus ini memiliki durasi berkisar antara 1 hingga 12 bulan yang waktunya menyesuaikan tingkat penyelesaian riset mahasiswa.
Sebagai catatan penting bagi calon pendaftar, BRIN menegaskan pihaknya tidak memberikan uang saku maupun fasilitas akomodasi apapun kepada para peserta magang. Walaupun demikian, setiap peserta dipastikan memperoleh hak penuh untuk mengakses peralatan kerja yang disediakan, mendapatkan bimbingan intensif dari pakar, serta menerima sertifikat resmi apabila berhasil menyelesaikan program secara bertanggung jawab.
Syarat dan Dokumen yang Harus Disiapkan
Untuk bisa bergabung dalam program pembibitan talenta periset ini, kamu wajib memenuhi beberapa kriteria dasar berikut: