Megapolitan . 04/07/2026, 23:37 WIB

JKF 2026 Jadi Bukti Berkembangnya Ekonomi Kreatif dan Inovasi Warga Jakarta

Penulis : Mihardi  |  Editor : Mihardi

fin.co.id – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menilai penyelenggaraan Jakarta Kreatif Festival (JKF) 2026 menjadi bukti berkembangnya kreativitas masyarakat Jakarta di berbagai sektor. Kegiatan yang diselenggarakan melalui kolaborasi antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta berbagai pemangku kepentingan tersebut diharapkan mampu memperkuat posisi Jakarta sebagai kota global.

“Kami berharap semangat kolaborasi dan kreativitas ini terus menjadi kekuatan Jakarta dalam mewujudkan kota global yang inklusif dan berkelanjutan," kata Pramono di Jakarta, Sabtu, 4 Juli 2026.

Menurut Pramono, salah satu capaian yang menunjukkan berkembangnya kreativitas masyarakat adalah keberhasilan Jakarta meraih Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk kategori pajangan hasil pertanian perkotaan dengan jenis terbanyak. Pencapaian tersebut melibatkan 157 petani yang menampilkan 64 jenis komoditas pertanian.

"Pencapaian ini menunjukkan inovasi tidak hanya lahir dari industri kreatif, tetapi juga tumbuh di sektor pertanian perkotaan,” kata dia.

Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Iwan Setiawan, menyampaikan bahwa Jakarta Kreatif Festival 2026 merupakan bentuk kolaborasi lintas sektor yang bertujuan memperkuat fondasi ekonomi Jakarta.

Menurutnya, penguatan ekonomi tersebut dilakukan melalui pengembangan sektor ekonomi kreatif yang berfokus pada tiga bidang utama, yakni olahraga, musik, dan perfilman.

"Jakarta Kreatif Festival bukan sekadar festival, melainkan gerakan bersama untuk menggerakkan sektor riil di DKI Jakarta,” kata dia.

Pada penyelenggaraan tahun ini, sebanyak 67 lembaga dan instansi terlibat dalam pelaksanaan puncak JKF 2026. Kolaborasi tersebut ditujukan untuk memperluas akses pasar, pembiayaan, serta promosi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta pelaku ekonomi kreatif melalui berbagai program, seperti business matching, QRIS Jelajah Indonesia, dan edukasi kebanksentralan.

“Total transaksi selama penyelenggaraan JKF 2026 ditargetkan mencapai Rp40 miliar dan naik dibanding tahun lalu yang berada di angka Rp20 miliar," kata dia.

Di sisi lain, Deputi Gubernur Bank Indonesia, Filianingsih Hendarta, mengapresiasi sinergi yang terjalin antara Bank Indonesia dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam memperkuat kontribusi ibu kota terhadap perekonomian nasional.

Menurutnya, penyelenggaraan Jakarta Kreatif Festival 2026 menunjukkan bahwa pengembangan UMKM dan percepatan digitalisasi sistem pembayaran dapat berjalan secara beriringan untuk mendorong pertumbuhan sektor riil serta meningkatkan produktivitas ekonomi daerah.

“Melalui Jakarta Kreatif Festival, Bank Indonesia akan terus mendorong lahirnya inovasi, memperkuat ekosistem UMKM dan ekonomi kreatif, serta meningkatkan literasi masyarakat terhadap produk lokal dan sistem pembayaran nasional," kata dia.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com