Internasional . 05/07/2026, 10:00 WIB
Penulis : Afdal Namakule | Editor : Afdal Namakule
fin.co.id - Korban meninggal dunia akibat banjir besar yang melanda sejumlah wilayah di Ghana terus bertambah. Hingga Jumat 3 Juli 2026, jumlah korban jiwa tercatat mencapai 34 orang, sementara proses pencarian dan pemulihan masih berlangsung.
Direktur Inspektorat Organisasi Manajemen Bencana Nasional Ghana (NADMO), Richard Amo Yartey, memperkirakan angka korban masih berpotensi meningkat karena pihak berwenang masih melakukan verifikasi terhadap laporan warga yang hilang.
Berdasarkan laporan 3News pada Jumat 3 Juli, sebanyak 12 korban meninggal tercatat berada di ibu kota Accra.
Amo Yartey menjelaskan, tim tanggap darurat masih melakukan operasi pencarian di sejumlah lokasi terdampak. Di saat yang sama, pemerintah juga terus menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terkena dampak banjir.
Dalam wawancaranya dengan TV3 Ghana pada Kamis 2 Juli, ia mengatakan upaya penyelamatan dan distribusi bantuan menjadi fokus utama di tengah proses pemulihan pascabencana.
Data NADMO menunjukkan banjir telah melanda tujuh wilayah di Ghana dan memaksa 89.736 warga mengungsi.
Wilayah Greater Accra menjadi daerah dengan jumlah pengungsi terbanyak, yakni mencapai 54.712 orang. Sementara itu, Central Region mencatat 21.882 warga mengungsi.
Selain itu, ribuan warga lainnya turut terdampak di wilayah Volta, Western, Ashanti, dan Western North. Adapun Eastern Region melaporkan jumlah pengungsi yang relatif lebih sedikit.
Sumber: Anadolu
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media