Pendaftar MagangHub 2026 Tembus 300 Ribu Orang! Kuota Tahap I Hanya untuk 50 Ribu Posisi

news.fin.co.id - 28/07/2026, 19:54 WIB

Pendaftar MagangHub 2026 Tembus 300 Ribu Orang! Kuota Tahap I Hanya untuk 50 Ribu Posisi

Pendaftar MagangHub 2026 capai 300 ribu untuk 50 ribu posisi.

fin.co.id — Antusiasme kaum muda untuk mengikuti program magang sangat tinggi. Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengungkapkan bahwa pendaftar peserta program Magang Nasional (MagangHub) Angkatan II/Tahun 2026 Tahap 1 resmi mencapai angka 300 ribu lulusan.

Jumlah peminat yang luar biasa ini saling bersaing ketat untuk memperebutkan 50 ribu posisi yang tersedia di berbagai industri nasional.

Penutupan pendaftaran gelombang perdana ini berlangsung tepat pada Selasa, 28 Juli 2026. Program tersebut menyasar para lulusan perguruan tinggi yang menuntaskan pendidikannya dalam kurun satu tahun terakhir.

"Sekarang hari terakhir pendaftaran pemagangan untuk lulusan peserta yang lulus satu tahun terakhir dari perguruan tinggi. Posisi 50 ribu (kuota yang disiapkan), yang daftar sudah 300 ribu. Ini luar biasa. Baru batch 1 ini," kata Yassierli usai pembukaan Pameran Kesempatan Kerja/Job Fair bertajuk AI Career Boost Day 2026 di Jakarta, Selasa, 28 Juli 2026.

Menurut Yassierli, melonjaknya angka pendaftar mencerminkan besarnya minat lulusan perguruan tinggi untuk mengasah kompetensi teknis sekaligus memperluas jaringan profesional sebelum menapaki karier profesional.

Kapasitas Program Mencapai 150 Ribu Peserta

Pemerintah merancang Program Magang Nasional 2026 dengan total kapasitas hingga 150 ribu peserta secara bertahap sepanjang tahun. Angka ini mencatatkan peningkatan signifikan dibandingkan target tahun sebelumnya yang berada pada kuota 100 ribu peserta.

Untuk menampung minat tersebut, Kementerian Ketenagakerjaan membagi pelaksanaan program menjadi tiga gelombang. Masing-masing tahap menyediakan alokasi 50 ribu kuota peserta. Pembagian skema ini memberikan kesempatan berkelanjutan bagi para lulusan yang belum berkesempatan lolos pada seleksi tahap awal.

Menaker menegaskan komitmen pemerintah untuk mengoptimalkan kuota tersebut, namun memastikan tidak ada rencana penambahan kapasitas melebihi angka target yang ditetapkan.

"Bagi mereka yang belum mendapatkan kesempatan magang di batch 1, kita dorong mereka untuk ikut di batch 2 dan batch 3," ujarnya.

Strategi Menaker: Pilih Lokasi Realistis & Manfaatkan Peluang Daerah

Melihat tingkat persaingan yang sangat tinggi di perusahaan-perusahaan besar, Yassierli memberikan saran taktis bagi para pelamar. Ia mengimbau calon peserta agar menghitung peluang secara realistis sebelum memutuskan perusahaan target.

Calon peserta dapat memantau informasi jumlah pendaftar di setiap perusahaan yang tertera pada platform pendaftaran. Data tersebut menjadi acuan ideal untuk mengukur peta persaingan sehingga pemohon bisa memilih opsi lokasi dengan tingkat kompetisi yang lebih seimbang.

Kementerian Ketenagakerjaan mengarahkan para pencari kerja untuk mengutamakan posisi magang di daerah asal masing-masing. Peluang diterima di wilayah daerah umumnya jauh lebih tinggi ketimbang memaksakan diri bersaing di kawasan metropolitan seperti Jakarta. Langkah ini sekaligus mendukung program pemerataan kualitas SDM di seluruh pelosok Indonesia.

Selain fokus pada MagangHub, Yassierli turut mengajak para pencari kerja mengeksplorasi ragam peluang kerja formal melalui platform digital Siap Kerja serta memanfaatkan bursa kerja resmi yang tersedia.

Esnoe Faqih Wardhana
Esnoe Faqih Wardhana
Penulis

Penulis FIN.CO.ID