Nasional . 01/08/2026, 10:33 WIB
Penulis : Ari Nur Cahyo | Editor : Ari Nur Cahyo
fin.co.id - PT Pertamina Patra Niaga resmi melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) umum atau nonsubsidi terhitung sejak hari ini, Sabtu (1/8/2026). Penyesuaian harga ini mencakup sejumlah produk unggulan, mulai dari Pertamax, Pertamax Green 95, hingga Pertamax Turbo yang mengalami penurunan tarif cukup signifikan.
VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, memberikan penjelasan bahwa kebijakan penyesuaian tarif BBM nonsubsidi ini mengikuti ketentuan serta arahan langsung dari pemerintah. Pihaknya senantiasa memperhatikan dinamika pasar global dan domestik guna menjaga stabilitas ekonomi masyarakat.
Menurut Kitty, penetapan harga baru ini mempertimbangkan perkembangan tren rata-rata harga minyak mentah dunia serta fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Selain itu, manajemen Pertamina tetap memprioritaskan daya beli masyarakat luas sekaligus menjaga ketersediaan pasokan energi nasional agar senantiasa terjamin di berbagai daerah.
"Penyesuaian harga BBM Non-Subsidi dilakukan mengikuti ketentuan dan arahan pemerintah dengan mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia, nilai tukar rupiah, serta tetap memperhatikan daya beli masyarakat. Langkah ini juga merupakan bagian dari upaya menjaga ketersediaan pasokan BBM nasional agar tetap terjamin bagi masyarakat," ujar Kitty melalui keterangan tertulis pada Sabtu (1/8/2026).
Berdasarkan penetapan terbaru per 1 Agustus 2026, tiga jenis BBM nonsubsidi mengalami penurunan harga yang bervariasi. Produk Pertamax Turbo dengan RON 98 mengalami koreksi harga dari sebelumnya Rp 19.300 per liter kini turun menjadi Rp 18.300 per liter.
Sementara itu, produk ramah lingkungan Pertamax Green 95 dengan RON 95 turun harga dari Rp 17.000 per liter menjadi Rp 16.600 per liter. Produk yang paling banyak dikonsumsi masyarakat perkotaan, yakni Pertamax dengan RON 92, juga mengalami penyesuaian dari Rp 16.250 per liter menjadi Rp 15.950 per liter.
Di sisi lain, produk bahan bakar diesel nonsubsidi terpantau stabil tanpa mengalami perubahan harga. Pertamina Dex dengan CN 53 tetap dipatok pada angka Rp 21.150 per liter, sedangkan Dexlite dengan CN 51 stabil di harga Rp 19.700 per liter. Daftar harga tersebut berlaku untuk wilayah dengan besaran Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) sebesar 5 persen, seperti halnya DKI Jakarta dan sekitarnya.
Sementara itu, pemerintah bersama Pertamina memastikan bahwa harga jual produk BBM penugasan dan subsidi tidak mengalami perubahan sama sekali. Harga Pertalite tetap bertahan di angka Rp 10.000 per liter, sedangkan harga Solar subsidi atau Bio Solar tidak bergeser dari angka Rp 6.800 per liter demi menjaga stabilitas ekonomi masyarakat kelas menengah ke bawah.
Daftar Harga Lengkap BBM Nonsubsidi Pertamina di Berbagai Provinsi
Penyesuaian tarif baru ini berlaku secara nasional dengan variasi harga di tiap daerah mengikuti besaran pajak lokal masing-masing wilayah. Berikut merupakan daftar lengkap harga terbaru Pertamax dan produk nonsubsidi lainnya dari Aceh hingga Papua:
Aceh: Pertamax Rp 16.300, Pertamax Turbo Rp 18.700, Dexlite Rp 20.150, Pertamina Dex Rp 21.650
Free Trade Zone (FTZ) Sabang: Pertamax Rp 14.950, Dexlite Rp 18.450
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media