Nasional . 03/08/2026, 07:06 WIB
Penulis : Esnoe Faqih Wardhana | Editor : Esnoe Faqih Wardhana
fin.co.id — Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan bahwa pemerintah berencana menggelar evaluasi menyeluruh terhadap pihak operator KMP Mutiara Sentosa II.
Langkah tegas ini menunggu Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menuntaskan seluruh rangkaian investigasi terkait insiden kebakaran kapal yang terjadi di perairan utara Sumenep, Jawa Timur.
Dudy menyampaikan secara langsung keputusan tersebut saat berada di Surabaya pada Senin, 3 Agustus 2026, dini hari. Pemerintah memandang penilaian kinerja terhadap pihak pengelola armada sangat penting, terutama mengingat catatan kapal ini yang sudah dua kali mengalami musibah kebakaran.
"Kami akan evaluasi, tapi yang paling penting akan lihat dulu sebab-sebabnya dari KNKT. Ini menjadi 'lesson learned' buat kita dan evaluasi kepada perusahaan yang bersangkutan," katanya.
Di samping menyiapkan audit kinerja operator, Kementerian Perhubungan saat ini menempatkan proses verifikasi data manifes sebagai prioritas utama. Petugas memfokuskan pencocokan data tersebut dengan jumlah pasti korban yang sukses dievakuasi, mengingat beberapa armada penyelamat masih berada dalam pelayaran menuju Pelabuhan Tanjung Perak.
Dudy menjelaskan penyebab munculnya selisih antara daftar penumpang resmi dan realita di lokasi kejadian. Salah satu pemicu utamanya adalah keputusan sejumlah penumpang yang membatalkan keberangkatan tanpa ada pembaruan (update) pada dokumen manifes.
Petugas juga menemukan lima anak yang ternyata belum terdaftar sama sekali di dalam dokumen perjalanan kapal. Temuan lapangan ini menjadi catatan kritis serta bahan evaluasi besar bagi para penyelenggara jasa pelayaran.
Menhub menegaskan kembali betapa krusialnya ketertiban pencatatan seluruh penumpang kapal. Akurasi data tidak hanya menjamin terpenuhinya hak-hak korban saat musibah terjadi, tetapi juga memastikan ketersediaan fasilitas keselamatan pelayaran sesuai standar, termasuk ketersediaan jaket pelampung khusus anak-anak.
Hingga saat ini, pihak Kemenhub bersama tim gabungan terus menjalankan sinkronisasi data manifes dengan total korban terevakuasi agar seluruh penumpang teridentifikasi secara tepat dan akurat.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media