Pendidikan . 04/08/2026, 15:15 WIB

Ingin Kuliah S2 Gratis di Inggris? Segera Daftar Beasiswa Chevening, Ini Syaratnya!

Penulis : Esnoe Faqih Wardhana  |  Editor : Esnoe Faqih Wardhana

fin.co.id - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dan Pemerintah Inggris menyepakati kerja sama strategis untuk membuka akses pendidikan magister di Inggris melalui Program Beasiswa Chevening.

Langkah ini memfokuskan sasaran pada peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia di bidang pendidikan. Penandatanganan nota kesepahaman antara Kemendikdasmen dan Beasiswa Chevening berlangsung resmi di Kedutaan Besar Inggris di Jakarta, Kamis, 30 Juli 2026.

Lewat kemitraan yang berlaku hingga tahun ajaran 2029–2030 ini, kedua pihak berkomitmen mencetak calon-calon penentu kebijakan dan pemimpin masa depan yang bakal mendorong transformasi pendidikan nasional. Penerima Beasiswa Chevening nantinya akan menempuh studi S2 pada berbagai program studi yang relevan dengan sektor pendidikan.

Melalui program ini, para peserta tidak hanya menimba ilmu di ruang kuliah, tetapi juga menyerap pengalaman internasional serta membangun jaringan global. Setelah menyelesaikan studi, mereka wajib kembali ke Tanah Air untuk memperkuat mutu pendidikan dasar dan menengah. Di samping meningkatkan kapasitas SDM, kerja sama ini sekaligus mempererat hubungan antarmasyarakat kedua negara.

Strategi Kemendikdasmen dan Kewajiban Pengabdian Alumni

Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, menegaskan bahwa kolaborasi internasional ini menjadi pijakan penting dalam mewujudkan pemerataan dan peningkatan mutu pendidikan di Indonesia.

"Di Kemendikdasmen, kami berkomitmen mewujudkan visi Pendidikan Bermutu untuk Semua. Salah satu kunci untuk mencapai visi tersebut adalah menyiapkan sumber daya manusia yang mampu merumuskan kebijakan sekaligus menerapkannya secara nyata di lapangan. Upaya ini tidak dapat dilakukan sendiri oleh pemerintah, tetapi membutuhkan kolaborasi berbagai pihak melalui semangat partisipasi semesta," ujar Suharti.

Ia menjelaskan bahwa akses terhadap pengalaman global dan jejaring internasional akan memberi nilai tambah bagi para tenaga profesional di sektor pendidikan dasar dan menengah.

"Melalui kemitraan ini, para profesional Indonesia di bidang pendidikan dasar dan menengah akan memiliki kesempatan lebih luas untuk melanjutkan studi pascasarjana di Inggris. Pengetahuan dan pengalaman yang mereka peroleh nantinya diharapkan dapat memperkuat kapasitas sektor pendidikan nasional," jelasnya.

Suharti menambahkan bahwa kemitraan ini memiliki nilai strategis karena para penerima beasiswa diwajibkan kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan studi dan mengabdikan diri sedikitnya selama dua tahun, tambahnya.

Dukungan Pemerintah Inggris dan Jadwal Pendaftaran

Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor-Leste, Dominic Jermey, menyebut bahwa Program Chevening memberikan nilai lebih dari sekadar bantuan finansial studi, melainkan juga wadah pembentukan karakter kepemimpinan.

"Pendidikan adalah salah satu investasi paling penting yang dapat dilakukan suatu negara untuk masa depannya. Kami sangat senang meluncurkan kemitraan baru dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Indonesia, yang akan membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat Indonesia untuk melanjutkan studi S2 di Inggris sebagai Penerima Beasiswa Chevening" ujar Dominic.

Dominic mengapresiasi kepercayaan Kemendikdasmen yang memilih Pemerintah Inggris dan Program Chevening sebagai mitra pengembangan pendidikan. Menurutnya, langkah ini menjadi bukti nyata pelaksanaan Kemitraan Strategis Indonesia–Inggris yang bergulir sejak awal tahun.

Berikut detail pelaksanaan pendaftaran Beasiswa Chevening – Kemendikdasmen:

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com