Nasional . 05/08/2026, 22:05 WIB

Karhutla Gunung Bromo Belum Padam, Api Hanguskan 10 Hektare dan Mulai Merembet ke Malang

Penulis : Esnoe Faqih Wardhana  |  Editor : Esnoe Faqih Wardhana

fin.co.id – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur, hingga Rabu masih belum berhasil dipadamkan. Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 10 hektare, sementara kobaran api terus meluas hingga mulai merembet ke wilayah Kabupaten Malang.

Petugas gabungan terus berupaya mengendalikan api dengan peralatan yang tersedia. Namun, medan yang sulit, angin kencang, dan ilalang kering membuat proses pemadaman menjadi semakin berat.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief mengatakan, petugas masih berjibaku memadamkan api yang tersebar di sejumlah titik.

"Berdasarkan laporan petugas di lapangan, kondisi hari ini titik api masih belum padam, sehingga petugas terus melakukan upaya pemadaman ke sejumlah titik api," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief di kabupaten setempat, Rabu, 5 Agustus 2026.

Operasi pemadaman melibatkan Personel Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Probolinggo, BPBD Jawa Timur, Perhutani, TNI, Polri, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Agen Penanggulangan Bencana Jatim, relawan, hingga masyarakat sekitar.

Petugas Terpaksa Gunakan Ranting Pohon

Upaya pemadaman menghadapi kendala karena sebagian besar alat pemukul api atau kepyok yang dimiliki petugas telah rusak akibat digunakan secara terus-menerus.

"Alat pemukul api (kepyok) yang dimiliki petugas sudah rusak semua karena digunakan secara masif saat memadamkan karhutla, namun petugas tetap memadamkan api dengan menggunakan ranting pohon yang ada," tuturnya.

Selain memanfaatkan ranting pohon, petugas juga menggunakan backpack sprayer untuk menyemprotkan air ke titik-titik api.

Meski demikian, kobaran api masih terus merembet akibat embusan angin yang cukup kencang serta kondisi ilalang kering yang sangat mudah terbakar.

Kebakaran Mulai Menjalar ke Kabupaten Malang

Sementara itu, BPBD Kabupaten Malang menyatakan kebakaran di kawasan Gunung Bromo telah mulai memasuki wilayah Kabupaten Malang.

Kepala Bagian Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan mengatakan, rembetan api sudah melewati tugu perbatasan Kabupaten Malang dan Lumajang.

"Rembetan api sudah melalui tugu perbatasan Kabupaten Malang-Lumajang dan mengarah ke Kabupaten Malang dengan jarak sekitar 1,5 kilometer dari tugu perbatasan dengan pola pengukuran jarak tempuh jalan darat," kata Kepala Bagian Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan di Malang.

Tim Gabungan Perkuat Operasi Pemadaman

Penanganan kebakaran di sisi Kabupaten Malang melibatkan berbagai unsur, mulai dari BPBD, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Balai Besar TNBTS, BPBD Kabupaten Probolinggo, BPBD Kabupaten Lumajang, Masyarakat Peduli Api Desa Ngadas, TNI, Polri, relawan, hingga perangkat desa Poncokusumo dan Ngadas.

Sadono menjelaskan, tim gabungan terus melakukan operasi pemadaman darat dengan membuat sekat bakar guna menghambat penyebaran api.

Selain itu, petugas juga mengerahkan truk tangki milik Balai Besar TNBTS dan BPBD Provinsi Jawa Timur untuk melakukan penyemprotan air di lokasi kebakaran.

BPBD Kabupaten Malang menyebut kondisi cuaca di kawasan Gunung Bromo saat ini terpantau berawan. "Cuaca di wilayah Bromo dikatakannya terpantau berawan dengan kecepatan angin sedang ke arah barat," ujarnya.

Kecepatan angin tersebut masih berpotensi mempercepat penyebaran api sehingga petugas terus meningkatkan upaya pemadaman agar kebakaran tidak meluas ke kawasan lain.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com