Penulis Makalah MBG Masuk Nominasi Nobel Perdamaian Akhirnya Klarifikasi dan Minta Maaf
Penulis karya ilmiah yang mengajukan program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk masuk nominasi Nobel Perdamaian, Dian Damayanti, menyampaikan klarifikasi sekaligus permohonan maaf terkait makalah yang menimbulkan polemik.
Dian juga berjanji agar kejadian tersebut tidak kembali terulang. Ia menyatakan kesediaannya menerima konsekuensi apabila terdapat sanksi yang dijatuhkan akibat tindakan tersebut.
"Memastikan, dengan segala ketulusan saya, bahwa insiden yang sangat disayangkan dan disesalkan ini tidak akan pernah terulang kembali," ujarnya.
Ia bahkan menyatakan siap menerima sanksi hukum maupun administratif sebagai konsekuensi dari tindakan yang dilakukannya.
"Menerima, tanpa keraguan atau syarat apa pun, sanksi hukum atau sanksi administratif apa pun yang dapat dijatuhkan kepada saya sebagai konsekuensi atas tindakan saya," kata Dian.
Baca Juga
Di akhir pernyataannya, Dian menyerahkan penilaian atas persoalan tersebut kepada pihak-pihak yang merasa terdampak. Ia juga berharap permohonan maaf yang disampaikan dapat diterima.
"Saya menyerahkan diri sepenuhnya kepada kearifan, pertimbangan, dan penilaian dari seluruh pihak yang telah terdampak oleh tindakan saya, dan saya berdoa dengan sepenuh hati agar ketulusan saya dapat diterima dengan penuh kelapangan dada dan pemahaman," tuturnya. *