Ekonomi

Rupiah Menguat ke Rp17.810 per Dolar AS, Pasar Menanti Data Inflasi AS

Rupiah menguat 0,49 persen ke Rp17.810 per dolar AS. Pasar kini mencermati inflasi AS dan arah kebijakan The Fed.

Rupiah Menguat ke Rp17.810 per Dolar AS, Pasar Menanti Data Inflasi AS
Rupiah melemah ke Rp17.614 per dolar AS akibat ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed.

Jika inflasi AS tercatat lebih rendah dari perkiraan pasar, ekspektasi terhadap pelonggaran kebijakan The Fed berpotensi meningkat. Kondisi tersebut dapat menekan dolar AS sekaligus memberikan ruang bagi rupiah untuk melanjutkan penguatan.

Sebaliknya, apabila inflasi AS berada di atas perkiraan pasar, ekspektasi terhadap kebijakan moneter yang lebih ketat dapat kembali meningkat. Situasi tersebut berpotensi mendorong penguatan dolar AS dan memberikan tekanan terhadap rupiah.

Untuk saat ini, kondisi cadangan devisa domestik dan perkembangan indikator ekonomi Amerika Serikat menjadi dua faktor penting yang perlu diperhatikan. Pergerakan rupiah selanjutnya akan sangat berkaitan dengan bagaimana pasar merespons data inflasi AS dan prospek kebijakan The Fed pada September 2026.

Berita Terkait