Megapolitan

Bukan Cuma Ciliwung! 3 Sungai Ini Jadi 'Senjata Rahasia' Pemprov DKI Halau Banjir

Upaya penanganan banjir di kawasan Jakarta Utara terus dipacu oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui pengerjaan normalisasi Kali Cakung Lama, yang ditargetkan selesai sepenuhnya pada 2028.

Bukan Cuma Ciliwung! 3 Sungai Ini Jadi 'Senjata Rahasia' Pemprov DKI Halau Banjir
Upaya penanganan banjir di kawasan Jakarta Utara terus dipacu oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui pengerjaan normalisasi Kali Cakung Lama, yang ditargetkan selesai sepenuhnya pada 2028.

fin.co.id - Upaya penanganan banjir di kawasan Jakarta Utara terus dipacu oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui pengerjaan normalisasi Kali Cakung Lama, yang ditargetkan selesai sepenuhnya pada 2028.

Hingga kini, pengerjaan proyek tersebut baru menyentuh angka 25 persen dari total panjang 2,65 kilometer. Proyek alir sungai ini terbagi ke dalam tiga area utama:

  • Segmen 1 (1.230 meter): Membentang dari area Jembatan Jalan Gang Masjid sampai batas Perumahan Grand Orchard.
  • Segmen 2 (1.040 meter): Menghubungkan Jembatan Jalan Gang Masjid hingga kawasan Jembatan Gading Griya Lestari.
  • Segmen 3 (380 meter): Dari Jembatan Gading Griya Lestari menembus area Jalan Bend Batik.

Kepastian mengenai target tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, ketika mengecek fasilitas pendukung dan perkembangan fisik proyek di Jalan Gading Griya Lestari, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis, 13 Agustus 2026.

"Harapannya di tahun 2028, normalisasi Cakung Lama ini bisa dilakukan dan selesai. Airnya akan bisa terdorong sampai ke muara, sampai ke laut. Pembangunan ini bagian dari upaya pengendalian banjir di daerah aliran sungai (DAS) Kali Cakung Lama yang berlokasi di dua kelurahan, yaitu Kelurahan Sukapura Kecamatan Cilincing dan Kelurahan Pegangsaan Dua, Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara," kata Pramono.

Program ini menjadi bagian integral dari JakTirta Project yang digulirkan sepanjang 2025–2026. Fokus utamanya adalah memperbesar daya tampung debit air sungai, menekan risiko luapan kala hujan lebat, serta mempercepat laju air menuju muara. Melalui skema ini, dampak genangan di wilayah Jakarta Utara diperkirakan bakal berkurang hingga 20 persen.

Pramono juga menandaskan bahwa pembenahan dan pelebaran jalur sungai tetap menjadi fokus vital Pemprov DKI dalam memperkuat ketahanan infrastruktur penanggulangan banjir.

"Di era saya, saya memang memutuskan bahwa normalisasi itu harus dilakukan dengan sungguh-sungguh. Ada tiga daerah yang kita lakukan normalisasi, yaitu Ciliwung, Cakung Lama, dan Krukut," pungkasnya.

Di sisi lain, Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, Ika Agustin Ningrum, menjelaskan bahwa target pengerjaan hingga Maret 2027 adalah merampungkan 2,6 kilometer untuk satu sisi sunga, atau setara 5,2 kilometer jika dihitung secara komparatif di kedua sisinya.

"Saat ini, pekerjaan yang telah terselesaikan sekitar satu kilometer," kata Ika.

Berita Terkait