Peringatan Keras Prabowo! Indonesia Terlalu Besar Buat Ketergantungan BBM Asing
Beban pengeluaran Indonesia untuk membeli bahan bakar minyak (BBM) dari luar negeri masih berada di angka yang amat tinggi.
Tak berhenti di situ, skema tukar tambah (trade-in) bagi para pemilik kendaraan berbahan bakar minyak juga sedang dimatangkan agar proses transisi berjalan mulus.
"Kita ada skema-skema nanti yang sudah terlanjur punya motor bensin nanti kita pikirkan bagaimana kita bisa tukar tambah," katanya.
Bagi Presiden Prabowo, percepatan kendaraan listrik bukan sekadar urusan pembenahan moda transportasi, melainkan fondasi penting bagi kemandirian energi dan daya saing industri nasional.
"Kita terlalu besar untuk menggantungkan diri kepada pihak luar," pungkasnya.