Kemenimipas Buka 405 Formasi Poltekimipas 2026, Pendaftaran Mulai 18 Agustus
Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) resmi membuka seleksi penerimaan calon taruna dan taruni Sekolah Kedinasan Tahun Anggaran 2026.
fin.co.id - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) resmi membuka seleksi penerimaan calon taruna dan taruni Sekolah Kedinasan Tahun Anggaran 2026.
Pendaftaran dilakukan secara daring mulai 18 hingga 30 Agustus 2026. Kesempatan ini terbuka bagi lulusan SLTA atau sederajat serta Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kemenimipas yang ingin menempuh pendidikan di Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan Indonesia (Poltekimipas).
Ketua Panitia Seleksi Penerimaan Calon Taruna/Taruni Kemenimipas 2026, Dadan Gunawan, mengatakan penerimaan tersebut menjadi kesempatan bagi generasi muda untuk mengabdi melalui jalur pendidikan kedinasan di bidang keimigrasian dan pemasyarakatan.
“Berdasarkan Surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi terkait Persetujuan Kebutuhan Peserta Didik Sekolah Kedinasan Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan Indonesia Tahun Anggaran 2026, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan mengundang Putra dan Putri terbaik lulusan Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA)/sederajat dan Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan untuk mengikuti Seleksi Penerimaan Calon Taruna/Taruni Sekolah Kedinasan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan,” demikian bunyi pengumuman panitia, Sabtu, 15 Agustus 2026.
Baca Juga
405 Formasi Disiapkan
Pada penerimaan tahun ini, Kemenimipas menyediakan 405 formasi. Rinciannya, Sebanyak 375 formasi diperuntukkan bagi peserta umum dan afirmasi, sedangkan 30 formasi lainnya dialokasikan khusus bagi PNS di lingkungan Kemenimipas.
Kebutuhan peserta didik tersebut tersebar dalam enam program studi, yakni:
1. D4 Teknik Pemasyarakatan
2. D4 Manajemen Pemasyarakatan
3. D4 Bimbingan Kemasyarakatan
Baca Juga
4. D4 Hukum Keimigrasian
5. D4 Administrasi Keimigrasian
6. D4 Manajemen Teknologi Keimigrasian
Proses seleksi akan berlangsung dalam tiga tahap. Peserta terlebih dahulu mengikuti seleksi administrasi, kemudian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), dan dilanjutkan dengan seleksi lanjutan.
Seleksi lanjutan mencakup pemeriksaan kesehatan dan pengamatan fisik, kesamaptaan, psikologi, wawancara, serta keterampilan. Seluruh tahapan menggunakan sistem gugur.