Nasional . 17/08/2026, 20:27 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id - Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra mengimbau seluruh elemen masyarakat di Aceh untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif setelah terjadi kericuhan dalam peringatan Hari Damai Aceh.
Yusril berharap kondisi di Aceh segera kembali normal. Ia meminta masyarakat maupun berbagai pihak yang berkepentingan menahan diri serta bersama-sama menjaga ketenteraman di wilayah tersebut.
"Mudah-mudahan suasana di Aceh sudah kondusif dan semua pihak menjaga ketenangan, ketenteraman, dan kedamaian," kata Yusril kepada wartawan di Istana, Senin, 17 Agustus 2026.
Selain menjaga situasi keamanan, Yusril mengajak seluruh masyarakat Aceh memperkuat komitmen untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
"Kita menghormati semua elemen masyarakat Aceh yang sama-sama mencintai Negara Kesatuan Republik Indonesia," ujarnya.
Menurut Yusril, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang masih dihadapi masyarakat Aceh. Diperlukan kerja sama antara pemerintah dan masyarakat agar berbagai persoalan tersebut dapat ditangani secara bersama-sama.
Ia menilai perbaikan kondisi sosial dan kesejahteraan masyarakat merupakan tanggung jawab seluruh pihak.
"Dan tentu juga, kita akan bekerja bersama-sama mengatasi berbagai kekurangan yang terdapat di dalam masyarakat yang menjadi tugas kita bersama untuk perbaiki keadaan," tutur Yusril.
Sebelumnya, peringatan Hari Damai Aceh yang berlangsung pada 14 Agustus 2026 diwarnai kericuhan. Dalam insiden tersebut, massa menurunkan bendera Merah Putih yang terpasang di kawasan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh.
Bendera Merah Putih tersebut kemudian digantikan dengan bendera bergambar bulan bintang. Selain insiden penurunan bendera, terjadi pula perusakan terhadap lambang negara Burung Garuda yang berada di Pendopo Gubernur Aceh, lokasi yang berada tidak jauh dari Masjid Raya Baiturrahman.
Situasi tersebut menjadi perhatian pemerintah. Imbauan untuk menjaga ketenangan diharapkan dapat mencegah munculnya kembali ketegangan sekaligus menjaga perdamaian yang telah menjadi bagian penting dalam perjalanan Aceh.
Anisha Aprilia/Disway
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media