Nasional . 18/08/2026, 17:35 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id - Pemerintah masih melakukan pendataan terhadap berbagai kerusakan infrastruktur akibat gempa bumi yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT).
Wakil Menteri Pekerjaan Umum (Wamen PU) Diana Kusumastuti mengatakan, proses identifikasi masih berlangsung. Menteri PU bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) serta sejumlah pihak terkait tengah berada di lokasi untuk mengecek kondisi infrastruktur terdampak.
“Ini sedang kita identifikasi ya. Kan Pak Menteri, Menko PMK segala kan sedang di sana melakukan identifikasi. Tapi saya belum tahu, laporannya sedang disusun,” kata Diana, Selasa, 18 Agustus 2026.
Menurut Diana, gempa menyebabkan kerusakan pada sejumlah bangunan serta ruas jalan. Beberapa akses jalan juga terdampak longsor akibat bencana tersebut.
“Bangunan-bangunan banyak yang rusak ya, jalan-jalan juga banyak yang longsor,” ujarnya.
Kerusakan juga dilaporkan terjadi pada sejumlah bangunan di kawasan wisata Pulau Rinca dan Pulau Padar.
“Dan tentunya bangunan-bangunan yang di Pulau Rinca, Pulau Padar itu juga ada yang sedikit yang runtuh-runtuh kayak gitu. Kita sedang identifikasi semuanya,” sambungnya.
Meski sejumlah ruas jalan tertutup material longsor, Diana memastikan kondisi tersebut tidak menyebabkan seluruh konektivitas di wilayah terdampak terputus.
Pemerintah, kata dia, masih melakukan pembersihan material longsor agar akses masyarakat dapat kembali digunakan.
“Tapi bukan putus karena longsor apa-apa, sedang kita bersihkan untuk ini,” jelas Diana.
Sementara itu, untuk kerusakan fasilitas pelabuhan, Diana menjelaskan penanganannya berada di bawah kewenangan Kementerian Perhubungan.
“Kalau pelabuhan kan Kementerian Perhubungan, bukan PU ya,” ujarnya.
Anisha Aprilia/Disway
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media