Nasional . 18/08/2026, 13:20 WIB

Update Jumlah Korban Gempa NTT: 69 Orang Tewas, 34.689 Warga Mengungsi

Penulis : Afdal Namakule  |  Editor : Afdal Namakule

fin.co.id - Gempa bumi yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), menimbulkan dampak besar. Hingga Selasa 18 Agustus 2026 pagi, sebanyak 69 orang dilaporkan meninggal dunia, 331 orang mengalami luka-luka, dan 34.689 warga harus mengungsi.

Data tersebut merupakan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTT hingga Selasa 18 Agustus 2026 pukul 09.00 Wita. Analis Kebijakan BPBD NTT Richard Pelt menyampaikan jumlah korban berdasarkan pendataan terbaru di wilayah terdampak.

"Total ini berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa18 Agustus," ujar Richard.

Kabupaten Manggarai menjadi wilayah dengan jumlah korban meninggal paling banyak, yakni 26 orang. Berikutnya Manggarai Timur mencatat 25 korban, Nagekeo delapan orang, dan Sikka empat orang.

Sementara itu, Kabupaten Manggarai Barat, Ende, dan Ngada masing-masing melaporkan dua korban meninggal dunia.

Dampak gempa tidak hanya menyebabkan korban jiwa. Ribuan bangunan di Flores dan wilayah sekitarnya juga mengalami kerusakan. BPBD NTT mencatat sebanyak 19.297 rumah terdampak akibat bencana tersebut.

Dari jumlah itu, 6.463 rumah masuk kategori rusak berat. Kemudian 2.481 rumah mengalami rusak sedang dan 12.006 lainnya mengalami rusak ringan.

Sejumlah fasilitas publik juga ikut terdampak. Kerusakan tercatat pada 658 satuan pendidikan, 172 fasilitas pelayanan kesehatan, 172 rumah ibadah, 187 perkantoran, serta 89 fasilitas umum lainnya.

Kerusakan bangunan dan fasilitas tersebut tersebar di delapan kabupaten, yakni Manggarai, Manggarai Barat, Manggarai Timur, Ende, Sikka, Ngada, Nagekeo, dan Sumba Timur.

Kondisi tersebut membuat puluhan ribu warga memilih meninggalkan rumah untuk mencari tempat yang lebih aman. Mereka mengungsi guna mengantisipasi kemungkinan gempa susulan sekaligus menghindari risiko bangunan yang mengalami kerusakan.

"Untuk saat ini, masyarakat yang mengungsi mencapai 34.689 orang," katanya.

Saat ini, Pemerintah Provinsi NTT bersama BPBD, TNI-Polri, serta para relawan masih melakukan berbagai upaya penanganan bencana. Pendataan korban dan kerusakan, proses evakuasi, hingga distribusi bantuan terus dilakukan untuk memenuhi kebutuhan warga yang terdampak. *

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com