Utang Luar Negeri RI Naik Jadi 453,4 Miliar Dolar AS! Bank Indonesia Sebut Masih Aman
BI laporkan ULN Indonesia capai 453,4 miliar dolar AS pada TW-II 2026 dengan rasio PDB 30,6 persen. Struktur utang dipastikan aman dan terkendali.
Penurunan ini terutama berasal dari dinamika ULN lembaga keuangan (financial corporations) yang mengalami kontraksi 3,4 persen (yoy), membaik ketimbang kontraksi 6,3 persen (yoy) pada triwulan sebelumnya.
Secara sektoral, pemanfaatan ULN swasta mayoritas bersumber dari sektor industri pengolahan, jasa keuangan dan asuransi, pengadaan listrik dan gas, serta pertambangan dan penggalian. Gabungan keempat sektor ini menyumbang pangsa hingga 79,4 persen dari total kewajiban swasta. Karakteristik ULN swasta ini juga masih terdominasi utang jangka panjang dengan porsi mencapai 75,7 persen.
Struktur ULN Terjaga Sehat dan Pruden
Bank Indonesia menegaskan bahwa struktur ULN Indonesia secara keseluruhan tetap berada dalam kondisi sehat berkat penerapan prinsip kehati-hatian. Indikator ini tecermin dari rasio ULN terhadap PDB yang bertahan pada angka 30,6 persen pada triwulan II-2026, serta dominasi pinjaman jangka panjang yang porsinya mencapai 82,1 persen dari total ULN.
Guna memastikan kondisi tersebut tetap konsisten, Bank Indonesia bersama Pemerintah terus memperkuat pola koordinasi dalam memantau dinamika perkembangan ULN secara berkala.
Baca Juga
Indonesia akan terus mengoptimalkan peran ULN untuk menopang pembiayaan pembangunan dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan. Upaya tersebut dilakukan dengan meminimalkan risiko yang dapat mempengaruhi stabilitas perekonomian.