Nasional . 19/08/2026, 17:02 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memperkuat layanan transportasi penyeberangan untuk memperlancar pengiriman bantuan dan mendukung proses pemulihan setelah gempa melanda Nusa Tenggara Timur (NTT). Gempa meguncang NTT pada Sabtu, 15 Agustus 2026.
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Aan Suhanan mengatakan, dua unit excavator dikirim menggunakan kapal menuju Palue, Kabupaten Sikka. Alat berat tersebut akan digunakan untuk membersihkan material yang menghambat proses evakuasi dan akses jalan.
"Pada hari ini, melalui KMP Ile Ape, telah mengangkut dua unit alat berat excavator untuk bantuan evakuasi material akibat bencana gempa di wilayah Palue Kabupaten Sikka, NTT. Selain itu, kapal juga memuat penumpang anggota Polres Sikka dan lima orang dokter," kata Aan dalam keterangan resmi, Rabu, 19 Agustus 2026.
Pengiriman alat berat itu diharapkan mempercepat pembersihan material longsor yang menutup badan jalan. Jika akses segera terbuka, konektivitas antarwilayah yang sempat terputus dapat kembali digunakan untuk mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi bantuan.
Selain mengerahkan excavator, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat melalui Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II NTT turut mengoperasikan bus perintis. Kendaraan tersebut dimanfaatkan untuk membantu distribusi bantuan sekaligus mendukung pemulihan akses jalan dan layanan penyeberangan.
"Kami terus berupaya untuk melayani lintasan penyeberangan perintis yang vital bagi Kabupaten Ende dan mendukung mobilitas dan distribusi bantuan/logistik pasca bencana," ujarnya.
Kemenhub juga melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk menangani dampak bencana di Jalan Trans Flores. Jalur tersebut sebelumnya sempat mengalami gangguan total akibat bencana.
Hasil pemantauan dan verifikasi langsung menunjukkan bahwa Jalan Trans Flores kini sudah kembali bisa dilewati. Kondisi tersebut menjadi kabar penting karena penyaluran bantuan dan logistik kepada warga terdampak dapat kembali dilakukan.
Tak hanya mengandalkan dukungan transportasi, Kemenhub juga memberikan bantuan kebutuhan pokok kepada warga yang berada di posko pengungsian Gelora Samador, Maumere.
Bantuan yang disalurkan meliputi ratusan paket beras kemasan lima kilogram, makanan kaleng, ratusan dus mi instan, serta air mineral kemasan 1,5 liter.
"Kementerian Perhubungan menyalurkan bantuan kebutuhan pokok bagi masyarakat yang terdampak di posko pengungsian Gelora Samador Maumere," katanya.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media