Korban Gempa NTT Dapat Rp15 Juta, Ada Bantuan Lain?
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menyerahkan bantuan duka dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kepada keluarga korban gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT).
fin.co.id - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menyerahkan bantuan duka dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kepada keluarga korban gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Masing-masing ahli waris menerima bantuan sebesar Rp15 juta.
"Pada kesempatan ini kami juga ini memberikan tali asih kepada warga yang keluarganya wafat, meninggal dunia. Nanti biasa dari Kementerian Sosial ada juga bantuan yang nilainya 15 juta rupiah, tapi ini khusus dari Kementerian Dalam Negeri kami juga memberikan dengan angka yang sama 15 juta," kata Tito, Rabu, 19 Agustus 2026.
Selain bantuan kepada ahli waris, Tito juga memberikan bantuan senilai Rp100 juta kepada Kepala Desa Waekokak. Bantuan tersebut diharapkan bisa membantu meringankan kebutuhan masyarakat yang terdampak bencana.
Pemerintah juga terus memprioritaskan pemenuhan kebutuhan dasar warga. Bantuan tambahan berupa sembako dan air minum menjadi salah satu perhatian utama, disertai optimalisasi penyaluran tenda serta selimut bagi masyarakat terdampak.
Baca Juga
Mendagri turut menyoroti kondisi irigasi yang mengalami kerusakan akibat gempa. Dari laporan yang diterimanya, terdapat sekitar 100 hektare lahan yang jaringan irigasinya mengalami kerusakan.
"Dan yang terakhir tadi adalah irigasi. Irigasi mungkin kalau tadi disampaikan ada 100 hektare irigasinya ada yang patah, saya akan sampaikan ini segera kepada Menteri Pertanian," ungkapnya.
Menurut Tito, perbaikan aliran air untuk persawahan dapat dilakukan dengan dukungan pompa, sebagaimana langkah pemulihan yang pernah dilakukan Kementerian Pertanian (Kementan).
Upaya tersebut diharapkan mampu mengembalikan pasokan air ke lahan pertanian sehingga aktivitas warga di sektor pertanian dapat kembali berjalan.
"Sehingga airnya bisa mengaliri sawah-sawah itu yang saya sarankan nanti kepada Menteri Pertanian," kata Tito.
Dalam peninjauan tersebut turut hadir Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Nagekeo Imanuel Ndun, Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri Safrizal ZA, serta sejumlah pihak terkait.