Nasional . 19/08/2026, 06:09 WIB

Natalius Pigai Puji Diri Sendiri: Klaim Jadi Menteri Paling Progresif dalam Sejarah RI

Penulis : Afdal Namakule  |  Editor : Afdal Namakule

fin.co.id-  Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai melontarkan pernyataan yang memuji dirinya sendiri setelah memilih mengikuti upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Papua Tengah, Nabire, bukan di Istana Negara.

Pigai menyebut langkahnya mengikuti upacara kemerdekaan di wilayah tersebut sebagai sesuatu yang berbeda dibandingkan pejabat negara lainnya. Ia bahkan mengklaim dirinya sebagai menteri paling progresif dalam sejarah Republik Indonesia.

Pernyataan itu disampaikan Pigai melalui unggahan di media social X. Ia menyoroti keputusannya untuk mengibarkan semangat kemerdekaan dari salah satu wilayah yang dinilainya rawan di Indonesia.

"Menteri paling progresif dalam sejarah Republik Indonesia????????. Semua pejabat menuju istana negara. Pigai kibarkan api pijar kemerdekaan dari salah satu wilayah paling rawan di Indonesia" tulis Pigai.

Pigai bilang, dirinya berani mengambil langkah tersebut karena mendapat dukungan dari Presiden Prabowo Subianto yang dinilainya sebagai sosok egaliter, patriotik, nasionalis, dan negarawan.

"Saya berani lakukan karena Presiden Prabowo yang egaliter, presiden yang patriotik dan nasionalis dan negarawan tahu betul ttg pembangunan karakter kebangsaan" katanya.

Ikuti Upacara HUT RI di Nabire

Natalius Pigai menghadiri upacara bendera dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Lapangan Kantor Gubernur Papua Tengah, Nabire, Senin, 17 Agustus 2026.

Kehadiran Pigai menjadi bagian dari perayaan kemerdekaan di Papua Tengah. Menurutnya, peringatan HUT RI harus dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat di berbagai wilayah Indonesia, termasuk daerah yang menghadapi tantangan konflik.

Pigai menilai upacara kemerdekaan tidak seharusnya hanya menjadi kegiatan seremonial. Momentum tersebut harus dimanfaatkan untuk memperkuat persatuan dan membangun kebersamaan seluruh elemen bangsa.

"Semangat upacara kemerdekaan itu harus dirasakan di seluruh Indonesia. Seluruh pejabat maupun rakyat harus bersatu dari Sabang sampai Merauke, sehingga api pijar kemerdekaan itu bisa terpancar di setiap sudut Indonesia, setiap provinsi, setiap kabupaten dan kota. Apalagi wilayah-wilayah konflik," ujar Pigai dalam keterangannya, Senin 17 Agustus 2026.

Ia kemudian menekankan pentingnya semangat persatuan diwujudkan melalui upaya bersama untuk memastikan seluruh masyarakat dapat menjalani kehidupan yang adil, damai, dan bermartabat.

Dalam kaitannya dengan pemajuan HAM, Pigai menyebut komitmen tersebut mencakup penghormatan, perlindungan, penegakan, pemenuhan, dan pemajuan HAM (P5HAM) bagi seluruh masyarakat.

Menurutnya, hal itu juga harus berlaku bagi masyarakat yang tinggal di wilayah dengan tantangan geografis, sosial, maupun keamanan yang kompleks.

Pigai Sebut Papua Bagian Tak Terpisahkan dari Indonesia

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com