Ekonomi . 20/08/2026, 18:21 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id - Panen raya bawang merah di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), menghasilkan lebih dari 4.000 ton dari lahan pertanian seluas 200 hektare. Produksi tersebut menjadi kabar positif bagi petani sekaligus memperkuat posisi Bantul sebagai salah satu sentra bawang merah di DIY.
Panen raya digelar Pemerintah Kabupaten Bantul bersama Pemerintah Daerah DIY dan Kementerian Pertanian di Dusun Bulak Bungkus, Kalurahan Parangtritis, Kapanewon Kretek, Kamis, 20 Agustus 2026.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengatakan hasil panen tahun ini patut disyukuri karena menunjukkan produktivitas bawang merah di wilayah tersebut tetap terjaga.
"Sebagai rasa syukur kami dan para petani bawang merah di Kabupaten Bantul atas hasil panen yang baik dari tahun ke tahun," kata Abdul Halim dikutip dari Antara.
Menurutnya, bawang merah menjadi salah satu komoditas hortikultura unggulan Bantul, terutama bagi masyarakat di kawasan selatan. Produksi dari daerah tersebut juga memberikan kontribusi besar terhadap hasil bawang merah di tingkat provinsi.
"Hortikultura bawang merah ini menjadi salah satu andalan pertanian di Kabupaten Bantul yang berkontribusi terhadap total produksi DIY sebesar 70 persen," ujarnya.
Produksi 4.000 Ton, Potensi Pendapatan Rp72 Miliar
Panen kali ini berlangsung di area seluas 200 hektare dengan produktivitas rata-rata mencapai 21 ton per hektare.
Dengan produktivitas tersebut, total hasil panen diperkirakan lebih dari 4.000 ton bawang merah.
"Berarti lebih dari 4.000 ton panen hari ini kita dapatkan," kata Abdul Halim.
Selain produksi yang tinggi, petani juga mendapatkan keuntungan dari harga jual yang relatif baik. Saat ini, harga bawang merah di tingkat petani berada di kisaran Rp18.000 per kilogram.
Jika dihitung berdasarkan produksi sekitar 4.000 ton, nilai penjualan bawang merah tersebut berpotensi mencapai Rp72 miliar.
"Maka hari ini petani memperoleh total pendapatan dari penjualan bawang merah di tingkat petani 4.000 ton dikalikan Rp18.000 per kilogram, berarti akan didapat Rp72 miliar," ujar Abdul Halim.
Ia berharap capaian tersebut dapat terus dipertahankan sehingga komoditas bawang merah semakin mampu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani Bantul.
Hama Berkurang, Hasil Panen Maksimal
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media