Fakta-Fakta Viral Hyundai Ioniq 5 Milik Aa Juju Bermasalah, Padahal Beli Baru Secara Tunai
Fitur parkir paralel menjadi salah satu pertimbangan penting bagi pemilik kendaraan, khususnya mereka yang sehari-hari berhadapan dengan keterbatasan lahan parkir.
4. Mobil Tiba-Tiba Tidak Bisa Dinyalakan
Belum selesai dengan masalah pengisian daya, Aa Juju kemudian mengalami kendala lain. Mobil miliknya disebut tiba-tiba tidak dapat dinyalakan.
Dia lantas memanggil teknisi untuk melakukan pemeriksaan di rumah. Berdasarkan penjelasan yang diterimanya, aki mobil disebut habis sehingga perlu diganti.
"Jadi mobil gue langsung ganti aki karena akinya tuh habis katanya. Jadi tuh mobil ini tuh nggak disaranin buat parkir paralel, gila nggak lu?" ujar Aa Juju.
Baca Juga
Dalam video tersebut juga terdengar suara yang diduga berasal dari teknisi. Disebutkan bahwa penggunaan baterai terlalu berlebihan dan mobil disarankan tidak terlalu sering diparkir paralel.
5. Mempertanyakan Informasi dari Tenaga Penjual
Penjelasan tersebut kemudian membuat Aa Juju kembali mempertanyakan informasi yang sebelumnya diberikan tenaga penjual Hyundai.
Dia mengaku sempat diberi tahu bahwa Ioniq 5 dapat digunakan untuk parkir paralel. Menurut tenaga penjual, kendaraan tersebut juga disebut pernah diuji dan bisa digunakan dalam kondisi tersebut.
Namun, Aa Juju mengatakan persoalan pada mobilnya masih berlanjut.
6. Head Unit Kembali Bermasalah
Baca Juga
Keesokan harinya, kendala lain kembali muncul. Head unit pada Hyundai Ioniq 5 miliknya disebut mengalami masalah sehingga Aa Juju kembali harus memanggil teknisi.
Dia menilai penanganan yang diberikan belum memuaskan. Aa Juju bahkan mengaku menemukan solusi setelah mencari informasi secara mandiri melalui internet dan bantuan AI.
7. Hyundai Indonesia Angkat Bicara
Keluhan Aa Juju akhirnya mendapat respons dari Hyundai Motors Indonesia (HMID). Head of Brand Interactive Hyundai Motors Indonesia Rouli Sijabat menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan.
"Atas nama Hyundai Indonesia, kami menyampaikan permohonan maaf yang mendalam atas ketidaknyamanan dan situasi yang dialami oleh pelanggan kami, baik terkait pengalaman penggunaan produk maupun layanan dari tim sales & aftersales kami," ujar Rouli, Kamis (20/8/2026).