Kemlu Tegaskan Penanganan Gempa NTT Masih Andalkan Kekuatan Nasional
Kemlu RI memastikan pemerintah masih memprioritaskan penanganan dampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan memanfaatkan kapasitas serta sumber daya yang tersedia di dalam negeri.
fin.co.id - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan pemerintah masih memprioritaskan penanganan dampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan memanfaatkan kapasitas serta sumber daya yang tersedia di dalam negeri.
Juru Bicara Kemlu Yvonne Mewengkang mengatakan pemerintah terus berupaya memastikan kebutuhan warga yang terdampak bencana terpenuhi selama proses tanggap darurat hingga pemulihan berlangsung.
"Terkait bantuan, pemerintah RI saat ini kita fokus penanganan untuk memastikan kebutuhan masyarakat terdampak itu dapat terpenuhi melalui kapasitas dan sumber daya nasional yang kita miliki," kata Yvonne, Jumat, 21 Agustus 2026.
Di tengah penanganan bencana tersebut, Yvonne menyampaikan apresiasi pemerintah Indonesia kepada negara-negara sahabat yang telah menyampaikan belasungkawa, simpati, serta dukungan kepada Indonesia atas gempa yang terjadi di NTT.
Baca Juga
Menurut dia, berbagai bentuk solidaritas internasional tersebut menjadi dukungan berarti bagi Indonesia dalam menghadapi situasi sulit akibat bencana.
"Sebagaimana disampaikan Pak Menlu juga di depan para duta besar asing negara-negara sahabat, our sincere appreciation for the messages of condolences, sympathy, and solidarity expressed by our friends and partner countries following the devastated earthquake in East Nusa Tenggara," ujarnya.
Yvonne menambahkan bahwa pemerintah Indonesia menghargai perhatian dan pesan solidaritas yang datang dari berbagai negara setelah gempa besar melanda wilayah NTT.
"Of course this means a great deal during this difficult time," katanya.
Sementara terkait kemungkinan pembahasan kondisi NTT dalam pertemuan dengan Menteri Luar Negeri China Wang Yi, Yvonne belum memberikan kepastian. Ia mengatakan agenda pembicaraan baru dapat diketahui lebih lanjut setelah pertemuan berlangsung.
"Terkait NTT dikaitkan dengan kunjungan Wang Yi itu detailnya kita akan lihat besok apakah khusus ini dibahas," jelasnya.
Baca Juga
Yvonne juga mengingatkan agar seluruh pihak tidak mengambil kesimpulan lebih dulu mengenai langkah pemerintah. Ia meminta proses penanganan yang sedang berlangsung tetap dihormati.
"Kita itu tidak ingin mendahului proses yang sedang berjalan ya teman-teman and please, please untuk dapat menghormati juga proses yang tengah berjalan saat ini," pungkas Yvonne.
Anisha Aprilia/Disway