Nasional

Ya Ampun! 3.546 Warga Miskin Bengkulu Terindikasi Habiskan Uang untuk Judol

Dinsos Kota Bengkulu menemukan 3.546 data warga desil 1-2 terdeteksi memiliki transaksi judi online dan mengingatkan bahayanya bagi keluarga.

Ya Ampun! 3.546 Warga Miskin Bengkulu Terindikasi Habiskan Uang untuk Judol
Dinsos Kota Bengkulu menemukan 3.546 data warga desil 1-2 terdeteksi memiliki transaksi judi online.

fin.co.id - Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bengkulu menyoroti temuan transaksi judi daring setelah 3.546 data warga yang masuk desil 1 dan 2 terdeteksi memiliki aktivitas tersebut. Dinsos mengingatkan masyarakat agar tidak menggunakan penghasilan untuk judi online karena dapat mengganggu pemenuhan kebutuhan keluarga.

"Kami mengimbau masyarakat Kota Bengkulu untuk stop judi online. Jangan sampai penghasilan yang seharusnya digunakan untuk kebutuhan keluarga, pendidikan anak, kesehatan, dan kebutuhan sehari-hari justru habis untuk judi online," kata Kepala Dinsos Kota Bengkulu Afriyenita di Bengkulu, Kamis, 20 Agustus 2026.

3.546 Data Warga Masuk Desil 1 dan 2

Afriyenita menjelaskan data tersebut masih memerlukan proses verifikasi dan validasi. Karena itu, data yang terdeteksi belum dapat menjadi penetapan atau vonis terhadap individu.

Berdasarkan data prelist Dinsos Kota Bengkulu, terdapat 4.322 data warga yang terdeteksi memiliki transaksi judi daring. Dari jumlah tersebut, sebanyak 3.546 data atau 82,1 persen berada pada desil 1 dan 2 yang merupakan kelompok kesejahteraan terbawah.

Rinciannya, sebanyak 2.286 data berada pada desil 1 dan 1.260 data masuk desil 2. Sementara itu, 517 data berada pada desil 3 dan 259 data lainnya berada pada desil 4.

Dinsos Kota Bengkulu akan menindaklanjuti data tersebut sesuai kewenangan melalui proses verifikasi dan validasi. Selain itu, pemerintah daerah juga mendorong edukasi kepada masyarakat mengenai dampak dan bahaya judi daring.

"Mari mulai dari diri sendiri dan keluarga. Stop judi online, gunakan penghasilan untuk hal yang bermanfaat, dan bangun masa depan keluarga dengan cara yang sehat dan produktif," kata dia.

Dinsos Perbarui Data Penerima Bansos

Di sisi lain, Dinsos Kota Bengkulu terus melakukan verifikasi dan pemutakhiran data untuk memastikan program bantuan sosial (bansos) tepat sasaran. Langkah tersebut mencakup pendataan warga yang membutuhkan bantuan di seluruh wilayah.

Untuk mendukung proses tersebut, Dinsos Kota Bengkulu telah menurunkan tim terpadu. Tim tersebut bertugas memastikan tidak ada warga yang membutuhkan bantuan terlewat dalam pendataan.

Sementara itu, pada triwulan ketiga, kelompok lanjut usia (lansia) yang belum menerima bantuan akan menjadi prioritas dalam usulan program Atensi Kementerian Sosial (Kemensos) RI.

"Saat ini kami terus melakukan pendataan dan pemutakhiran informasi terhadap warga yang dinilai membutuhkan bantuan sosial," katanya.

Usulan Bantuan Berdasarkan Asesmen Lapangan

Afriyenita menjelaskan Dinsos menyusun usulan calon penerima bantuan berdasarkan hasil pendataan dan asesmen yang dilakukan pekerja sosial di lapangan. Proses tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan bantuan diberikan kepada warga yang memang memenuhi kriteria.

Berita Terkait