Polisi Temukan Dua Potongan Betis dalam Kasus Mutilasi Depok, Jaraknya 3 Km dari TKP
Polda Metro Jaya kembali mengungkap perkembangan penyidikan kasus mutilasi yang terjadi di Depok. Polisi menemukan dua potongan tubuh yang diduga berkaitan dengan korban dalam kasus tersebut.
fin.co.id - Polda Metro Jaya kembali mengungkap perkembangan penyidikan kasus mutilasi yang terjadi di Depok. Polisi menemukan dua potongan tubuh yang diduga berkaitan dengan korban dalam kasus tersebut.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan dua potongan tubuh itu ditemukan beberapa hari lalu. Lokasinya berada sekitar 2 hingga 3 kilometer dari tempat pertama kali bagian tubuh korban ditemukan.
"Alhamdulillah beberapa hari kemarin sudah ditemukan potongan tubuh menyerupai betis. Ini ditemukan radius 2 sampai dengan 3 kilo dari TKP awal pada saat ditemukan penemuan oleh masyarakat," katanya kepada wartawan, Sabtu, 22 Agustus 2026.
Budi menjelaskan, dua bagian tubuh yang ditemukan berupa potongan betis kanan dan kiri.
Baca Juga
"Ya, dua potong kaki dari betis kanan dan kiri," ujarnya.
Temuan tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian mencari bagian tubuh korban yang sebelumnya belum ditemukan. Polisi kini melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan identitas potongan tubuh tersebut.
Menurut Budi, tahapan berikutnya adalah mencocokkan dua potongan betis yang ditemukan dengan bagian tubuh korban dalam kasus mutilasi yang sebelumnya telah diungkap oleh Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya.
"Sekarang saatnya adalah melakukan pencocokan. Apakah betis yang ditemukan merupakan bagian potongan tubuh kejadian mutilasi yang sudah diungkap," jelasnya.
Kepolisian masih melakukan pendalaman terhadap temuan tersebut. Proses pencocokan diperlukan untuk memastikan keterkaitan kedua potongan tubuh dengan korban sekaligus membantu penyidik mengungkap rangkaian kasus mutilasi secara menyeluruh.
Dengan ditemukannya dua potongan betis tersebut, polisi masih melanjutkan pencarian dan pemeriksaan terhadap bagian tubuh lain yang kemungkinan belum ditemukan. Penyelidikan juga terus dilakukan untuk memastikan seluruh fakta dalam kasus tersebut.
Berita Terkait
KPK Soroti Jalur Mandiri Unsoed, Wakil Rektor Beberkan Mekanisme Seleksi
Unsoed Pastikan Kampus Tetap Berjalan di Tengah Kasus Dugaan Korupsi