Heboh! Dedi Mulyadi Dikabarkan Gabung PSI, Benarkah? Ini Jawaban Mengejutkan Kader Gerindra
Isu politik kembali memanas di Jawa Barat. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa KDM digadang-gadang bakal berpindah partai dari Gerindra ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI)
"Tadi saya telepon beliau malah terkaget-kaget tapi sambil senyum-senyum gitu kan. Maksudnya dia sendiri nggak ada dalam pikirannya nggak ada gitu," ucapnya.
Buky juga menyoroti posisi Dedi sebagai salah satu anggota Dewan Pembina DPP Partai Gerindra. Menurutnya, posisi tersebut menunjukkan bahwa Dedi masih memiliki peran penting dalam struktur partai.
"Beliau itu salah satu anggota Dewan Pembina di DPP Partai Gerindra gitu ya. Kalau pembina kan harus punya integritas yang tinggi gitu ya. Di level itu," lanjut Buky.
Karena itu, menurut Buky, rumor mengenai Dedi Mulyadi pindah ke PSI sebaiknya tidak langsung dipercaya sebelum ada pernyataan resmi dari yang bersangkutan.
Baca Juga
Dedi Mulyadi Masih Jadi Kader Gerindra
Bantahan serupa juga disampaikan Buky ketika kembali ditanya mengenai kemungkinan Dedi meninggalkan Gerindra.
Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat tersebut mengatakan, informasi yang ia dapatkan langsung dari Dedi menjadi dasar bahwa rumor tersebut tidak benar.
"Kalau saya tadi mengonfirmasi ke KDM, iya. Pak KDM juga sebagai salah satu anggota Dewan Pembina di DPP Partai Gerindra kan juga pasti berkomunikasilah dengan DPP kan gitu untuk hal-hal yang urgennya," tuturnya.
Dengan demikian, untuk saat ini belum ada dasar yang menunjukkan bahwa Dedi Mulyadi akan meninggalkan Partai Gerindra untuk bergabung dengan PSI.
Rumor tersebut masih berada pada level pembicaraan publik dan belum menjadi keputusan politik resmi.
Baca Juga
PSI: Partai Terbuka untuk Dedi Mulyadi
Di sisi lain, pihak PSI memberikan respons yang sedikit berbeda.
Mantan Ketua DPW PSI Jawa Barat, Marshall Chandra, mengaku belum mengetahui secara jelas mengenai kabar Dedi Mulyadi akan bergabung dengan PSI.
Namun, ia menegaskan bahwa PSI merupakan partai yang terbuka bagi siapa saja yang ingin bergabung.
"Jadi intinya kalau di PSI itu partai yang terbuka, kan partai yang super terbuka. Siapapun memungkinkan untuk bergabung di PSI, termasuk KDM," kata Marshall.