Disemprot Water Cannon, Massa Aksi Depan Gedung DPR/MPR RI Akhirnya Bubar
Massa aksi di depan gedung DPR/MPR RI mulai membubarkan diri usai kepolisian melakukan pembubaran paksa secara terukur. Cek update-nya di sini!
fin.co.id - Aparat kepolisian akhirnya mengambil tindakan tegas untuk membubarkan kerumunan massa yang bertahan di kawasan depan gedung DPR/MPR RI, Kamis, 27 Agustus 2026.
Berdasarkan pantauan ANTARA, pihak kepolisian mulai menyemburkan air dari dalam kawasan gedung DPR/MPR RI sekitar pukul 18.58.
Sejumlah massa langsung terlihat membubarkan diri dari depan gedung DPR RI dengan berlari-lari. Pihak kepolisian juga terlihat mengimbau masyarakat untuk segera kembali ke rumah masing-masing.
Apresiasi Kepolisian dan Penyampaian Aspirasi yang Kondusif
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengapresiasi seluruh pihak yang telah bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif selama kegiatan berlangsung.
Baca Juga
“Kami mengapresiasi masyarakat yang telah menyampaikan aspirasi secara tertib dan damai. Setelah perwakilan AMPB diterima oleh pimpinan DPR RI, massa secara bertahap meninggalkan lokasi dengan baik,” ujar Kombes Pol. Budi Hermanto.
Menurutnya, penyampaian pendapat merupakan bagian dari kehidupan demokrasi yang perlu terus dijaga pelaksanaannya agar berlangsung secara damai, tertib, dan saling menghormati.
“Perbedaan pandangan merupakan bagian dari demokrasi. Yang terpenting, setiap aspirasi dapat disampaikan dengan cara yang baik, tanpa provokasi, tanpa kekerasan, serta tetap menghormati hak masyarakat lainnya,” katanya.
Pengaturan Lalu Lintas dan Imbauan Menjaga Kedamaian Jakarta
Sementara itu, di kawasan luar gedung DPR RI, pengaturan arus lalu lintas dilakukan secara situasional dengan menyesuaikan kondisi dan perkembangan di lapangan. Kepolisian juga tetap memberikan pelayanan dan pengamanan terhadap berbagai aktivitas masyarakat yang berlangsung secara bersamaan.
Baca Juga
Kombes Budi mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Masyarakat juga diharapkan dapat bersama-sama menjaga situasi agar tetap kondusif serta menghindari tindakan yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman maupun gesekan.
“Jakarta adalah ruang bersama. Mari kita jaga dengan kedewasaan, kepedulian, dan semangat persatuan, sehingga setiap warga dapat menyampaikan pendapat sekaligus menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman dan nyaman,” katanya.
Situasi kegiatan penyampaian aspirasi di Jakarta pada Kamis ini secara umum berlangsung kondusif, sejalan dengan pentingnya menjaga ruang demokrasi yang terbuka, tertib, dan menghormati kepentingan seluruh masyarakat.