Politik

Siap Kawal Prabowo hingga 2029, GCP Bakal Laporkan Budi Arie ke Polisi!

Gerakan Cinta Prabowo menegaskan komitmen mengawal Presiden Prabowo Subianto hingga 2029 dan bakal laporkan Budi Arie ke polisi.

Siap Kawal Prabowo hingga 2029, GCP Bakal Laporkan Budi Arie ke Polisi!
Gerakan Cinta Prabowo menegaskan komitmen mengawal Presiden Prabowo Subianto hingga 2029.

fin.co.id - Organisasi relawan Gerakan Cinta Prabowo (GCP) menyatakan komitmen penuh untuk menjaga kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto sampai tuntas di akhir masa jabatannya pada 2029 mendatang.

"Kami siap pasang badan agar Presiden Prabowo menjabat hingga tahun 2029," kata Ketua Umum GCP, H. Kurniawan dalam acara "Evaluasi dan Konsolidasi Serangan Masif Para Pembenci Prabowo”, di Sekretariat GCP Cibinong, Bogor, Minggu, 30 Agustus 2026.

Oleh karena itu, Kurniawan mengimbau seluruh jajaran GCP untuk selalu menyatukan visi dan misi dalam rangka mendukung mengawal program kerja Presiden Prabowo.

Tangkis Serangan Negatif dan Peluang Periode Kedua

Menurut Kurniawan, dalam beberapa bulan terakhir ini Presiden Prabowo mendapat berbagai macam serangan negatif dari pihak sebelah dengan menciptakan situasi yang tidak kondusif .

Padahal, kata Kurniawan, situasi tersebut memang di ciptakan oleh pembenci Presiden Prabowo dan mendowngradenya agar semakin tidak diterima masyarakat.

"Kami sampaikan bahwa relawan GCP adalah garda terdepan melindungi dan membela Presiden Prabowo," ujarnya.

Lebih lanjut, Kurniawan mengatakan jika Presiden Prabowo diberi kesehatan maka GCP siap mencalonkan kembali untuk periode kedua.

Rencana Pelaporan Budi Arie dan Klarifikasi Permohonan Maaf

Menanggapi pernyataan Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi yang berspekulasi akan adanya percepatan pemilihan umum (pemilu) sebelum 2029, Kurniawan mengatakan pihaknya sudah berdiskusi dengan tim hukum untuk melaporkan Budi Arie ke Polda Metro Jaya.

"Paling lambat hari Rabu, kami akan melaporkan Budi Arie Setiadi," katanya.

Sementara itu Budi Arie telah menyampaikan permohonan maaf atas pernyataannya itu.

Budi Arie mengaku memahami pernyataannya itu menimbulkan berbagai spekulasi dan salah penafsiran.

Menurut Budi Arie, ucapannya itu hanya merupakan pernyataan dan analisa pribadi dirinya sendiri.

“Saya Budi Arie Setiadi memohon maaf kepada pihak-pihak yang kurang berkenan dan nyaman dengan pernyataan saya tersebut,” kata Budi Arie dalam rekaman video yang diterima di Jakarta, Rabu (26/8).

Berita Terkait