Soal 8 WNI Diduga Gabung Militer Rusia, Dubes Tolchenov: Kedubes Tak Melakukan Rekrutmen
Dubes Rusia Sergei Tolchenov menegaskan kedutaan Rusia tidak merekrut WNI untuk bergabung dengan militer Rusia di tengah penyelidikan Kemlu.
fin.co.id - Duta Besar Rusia untuk Indonesia Sergei Tolchenov menegaskan, Kedutaan Besar Rusia tidak melakukan rekrutmen warga negara Indonesia (WNI) untuk bergabung dengan militer Rusia. Pernyataan tersebut muncul di tengah polemik mengenai dugaan adanya WNI yang bergabung dalam Angkatan Bersenjata Rusia.
“Kantor perwakilan Rusia di manapun di Indonesia sama sekali tidak melakukan rekrutmen untuk angkatan bersenjata Rusia,” kata Dubes Tolchenov ditemui seusai konferensi pers roadshow Komite Pariwisata Kota Moskow (Mostourism) di Jakarta, Selasa, 1 September 2026.
Ia tidak memungkiri adanya warga negara asing, seperti pekerja, mahasiswa, dan bahkan wisatawan yang memutuskan bergabung dalam angkatan bersenjata Rusia saat menetap di negara tersebut. Menurut dia, keputusan tersebut tidak berkaitan dengan proses rekrutmen yang dilakukan perwakilan diplomatik Rusia.
Akan tetapi, langkah tersebut menjadi tanggung jawab pribadi masing-masing individu, kata dia. Karena itu, Tolchenov menegaskan kedutaan Rusia tidak memiliki keterlibatan dalam keputusan warga negara asing untuk bergabung dengan militer Rusia.
Baca Juga
Kedutaan Rusia Bantah Terlibat Rekrutmen WNA
Tolchenov menegaskan bahwa kedutaan besar Rusia di mana pun berada sama sekali tidak terlibat dalam proses rekrutmen warga negara asing ke dalam militer negara tersebut. Ia menyampaikan penegasan itu ketika menjelaskan posisi perwakilan Rusia terkait dugaan keterlibatan warga negara asing dalam militer Rusia.
“Diakui memang tak sedikit warga negara asing di militer Rusia, tetapi kedutaan besar sama sekali tak terlibat melakukan rekrutmen di dalamnya,” ucap Dubes Rusia.
Sementara itu, Tolchenov mengaku telah mengetahui adanya langkah penyelidikan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI terhadap keberadaan delapan WNI yang diduga bergabung ke militer Rusia itu. Ia menyatakan pihaknya mengetahui upaya pemerintah Indonesia untuk memverifikasi informasi tersebut.
Menanggapi upaya tersebut, Dubes Rusia menyatakan siap membantu proses penyelidikan apabila diminta Kemlu RI. Tolchenov membuka ruang kerja sama untuk memberikan penjelasan terkait informasi yang sedang ditelusuri pemerintah Indonesia.
“Jika mereka ingin menanyakan sesuatu pada kami, tentu saja kami siap memberi penjelasan maupun bekerja sama,” kata dia.
Baca Juga
Delapan WNI Diduga Bergabung Militer Rusia
Sebelumnya dilaporkan adanya delapan WNI yang direkrut oleh angkatan bersenjata Rusia untuk bertempur dalam perang melawan Ukraina, menurut laporan yang diterbitkan Dinas Intelijen Luar Negeri Ukraina pada 27 Agustus melalui Telegram. Informasi tersebut kemudian menjadi salah satu hal yang mendapat perhatian dalam proses verifikasi pemerintah Indonesia.
Menurut The New Voice of Ukraine, Senin, badan tersebut menyatakan bahwa telah memperoleh dokumen yang mengonfirmasi perekrutan tersebut. Laporan itu menyebut dokumen tersebut menjadi dasar informasi mengenai dugaan perekrutan delapan WNI ke dalam angkatan bersenjata Rusia.
Media tersebut mengatakan bahwa upaya tersebut memungkinkan Kremlin untuk menambah kekuatan pasukannya dengan memanfaatkan warga negara asing sebagai bagian dari propaganda. Informasi tersebut menjadi bagian dari laporan mengenai dugaan keterlibatan warga negara asing dalam militer Rusia.