Prakiraan Cuaca BMKG: Cerah Berawan hingga berawan tebal Dominasi Sejumlah Wilayah Indonesia
BMKG ungkap prakiraan cuaca Rabu di sejumlah kota Indonesia, dari cerah berawan, hujan, udara kabur hingga potensi asap atau kabut.
fin.co.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut kondisi cerah berawan, berawan, hingga berawan tebal masih mendominasi sejumlah wilayah pada Rabu, 2 Agustus 2026.
Prakirawan BMKG Sufia menyampaikan informasi tersebut dalam tayangan prakiraan cuaca yang dipantau melalui kanal YouTube BMKG di Jakarta pada Rabu pagi.
Cuaca Berawan Mendominasi Sejumlah Kota
BMKG memperkirakan kondisi berawan terjadi di sejumlah wilayah Indonesia bagian barat hingga tengah.
Beberapa kota yang berpotensi mengalami cuaca berawan antara lain Pekanbaru, Riau; Tanjung Pinang, Kepulauan Riau; Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung; Serang, Banten; Jakarta, DKI Jakarta; Bandung, Jawa Barat; Semarang, Jawa Tengah; dan Samarinda, Kalimantan Timur.
Baca Juga
Sementara itu, wilayah timur Indonesia juga menghadapi variasi kondisi cuaca. BMKG memprakirakan cuaca cerah berawan hingga berawan tebal di sejumlah kota.
Daerah tersebut mencakup Denpasar, Bali; Mataram, Nusa Tenggara Barat; Kupang, Nusa Tenggara Timur; Makassar, Sulawesi Selatan; Kendari, Sulawesi Tenggara; Gorontalo, Gorontalo; Manado, Sulawesi Utara; Ternate, Maluku Utara; Sorong, Papua Barat Daya; Manokwari, Papua Barat; Nabire, Papua Tengah; Jayapura, Papua; serta Merauke, Papua Selatan.
Hujan Sedang Berpotensi Guyur Medan dan Padang
Di tengah dominasi cuaca berawan, BMKG juga menemukan potensi hujan di sejumlah kota. Bahkan, dua wilayah berpotensi menghadapi hujan dengan intensitas sedang.
Sufia mengatakan hujan sedang berpotensi terjadi di Medan, Sumatera Utara, dan Padang, Sumatera Barat.
Baca Juga
Hujan Ringan Mengintai Sejumlah Wilayah
BMKG mencatat potensi hujan ringan di Banda Aceh, Aceh, dan Tanjung Selor, Kalimantan Utara.
Potensi serupa juga muncul di Mamuju, Sulawesi Barat; Palu, Sulawesi Tengah; serta Jayawijaya, Papua Pegunungan.
Sementara itu, Ambon, Maluku, menghadapi kondisi yang berbeda. BMKG menyebut wilayah tersebut berpotensi mengalami udara kabur.